• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Guru di NTT Hadapi Tiga Masalah
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 22 Juli 2014 | 22:27 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Guru
    Gubernur NTT, Frans Lebu Raya

     

    Maumere, Flobamora.net, - Pendidikan di NTT bukannya tanpa masalah. Khusus untuk guru, saat nini setidaknya ada tiga masalah utama yang dihadapi oleh para guru.

     

    Ketiga masalah itu yakni mutu guru, maslah distribusi guru yang kurang merata, dan masalah kesejahteraan guru.

               

    Gubernur NTT Frans Lebu Raya yang diwakili Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera mengangkat persoalan ini ke hadapan peserta Musyawarah Besar (Mubes) Guru Tingkat NTT yang dilaksanakan di Hotel Sylvia Maumere Selasa (22/7).

     

    Mubes guru ini diikuti oleh utusan ratusan guru dari kabupaten/kota di NTT. Tahun depan kegiatan ini diubah nomenklaturnya menjadi Flobamora Teachers Club.

               

    Tentang mutu guru, Lebu Raya mengaitkan dengan kualifikasi pendidikan dan profesionalisme guru. Dari aspek kualifikasi pendidikan, ungkapnya, sebagian besar guru masih berijazah SMA yakni sebanyak 33.574 orang atau setara 44,63 persen. Sedangkan yang berijazah D1/D2 sebanyak 17.280 orang (22,97 persen), berijazah D3 sebanyak 4.646 orang (6,17 persen), berijazah S1 sebanyak 19.578 orang (26,04 persen), dan berijazah pasca sarjana sebanyak 101 orang (0,13 persen).

               

    Kondisi seperti ini, di mana sebagian besar guru masih berijazah SMA, katanya,  mesti menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama. Pemerintah Provinsi NTT terus berupaya untuk meningkatkan mutu dan kualifikasi guru dengan cara mendorong guru-guru yang masih berijazah SMA atau diploma untuk melanjutkan studi ke jenjang S1. Pemerintah akan memberikan beasiswa dan bantuan sosial untuk peningkatan mutu guru di NTT.

               

    “Saya katakan demikian karena peningkatan mutu dan kualifikasi guru akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan dan mutu sumber daya manusia,” tuturnya.

               

    Tiga masalah yang disampaikan Lebu Raya, menjadi topik menarik dan hangat dalam diskusi pada Mubes Guru. Guru-guru dari semua daerah di NTT mengungkapkan pelbagai masalah yang mereka hadapi, danhampir semuanya tidak jauh dari tiga masalah yang dianagkat Frans Leburaya.

               

    Salah seorang guru dari Rote Ndao, mengkritisi persoalan kesejahteraan guru yang menurut hematnya sebagai kendala utama dalam peningkatan kulaifikasi guru.

     

    Dengan sedikit berseloroh dia mengingatkan Dinas Pendidikan Provinsi NTT untuk tidak menahan terlalu lama dana-dana bagi guru yang berkaitan dengan kesejahteraan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.