• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Jelang Idul Fitri, Gubernur Pantau Harga Bahan Kebutuhan Pokok
    ALBERTO | Jumat, 25 Juli 2014 | 21:14 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Jelang
    Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat melalukan pemantauan di Pasar Kasih Naikoten (Foto: Humas Pemprov NT)_

     
    Kupang, Flobamora.net - Menjelang  Hari Raya Idul Fitri, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) , Frans Lebu Raya bersama Tim Pengendalikan Inflkasi Daerah (TPID) melakukan pemantuan harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang.

     

    Pemantauan yang dilakukan, Jumat (25/7) diikuti pula oleh Walikota Kupang, Jonas Salean, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kupang, Naek Tigor Sinaga, Kepala Divisi Perum Bulog NTT, Miftahul Adha dan  Kepala Dinas Perindag NTT, Bruno Kupok.

     

    Ikut Memantau, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tenau, Tisno Sucahyo, Kepala Dinas Perhubungan NTT, Stef Ratu Udju, Kepala Biro Humas, Lambertus Ibi Riti dan Kepala Biro Ekonomi, DR. Marianus Jelamu.

     

    Gubernur Lebu Raya usai memantau di Pasar Kasih Naikoten mengatakan, pada umumnya kondisi harga kebutuhan pokok menjelang lebaran cenderung stabil dan tidak terdapat harga kebutuhan pokok yang mengalami naik.

     

    Hal ini, tambah Lebu Raya, tentu sama sekali tidak berdampak pada inflasi. “Saya akui terdapat kenaikan sedikit pada harga ikan yang disebabkan para nelayan yang mudik pulang kampung sehingga hasil penangkapan atau pasokan ikan sedikit mengalami penurunan.

     

    Namun, katanya, terdapat salah satu faktor yang menyebabkan kenaikan inflasi di daerah ini adalah tarif angkutan udara saat hari raya dan ternyata harga tiket Kupang ke Surabaya yang sebelumnya Rp 1.300.000 naik menjadi Rp 1.600.000 dengan jumlah penumpang per hari mencapai 3000 orang. tetapi kenaikan tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi.

     

    Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kupang, Naek Tigor Sinaga, menjelaskan, harga kebutuhan pokok di Kota Kupang relatif stabil dan hanya sedikit kenaikan untuk daging ayam potong dan telur sehingga inflasi di NTT tidak setinggi inflasi di Pulau Jawa.

     

    Tingkat inflasi di NTT juga dipicu oleh kenaikan tarif angkutan udara. “Seperti biasa menjelang Hari Lebaran, Hari Natal dan Tahun Baru harga kebutuhan pokok melonjak naik,” tambahnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.