• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Duh, Anggota DPRD Sikka Kas Bon di Bendahara
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 29 Juli 2014 | 11:52 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Duh,
    Ilustrasi

     

    Maumere, Flobamora.net - Sejumlah anggota DPRD Sikka ternyata pernah melakukan kas bon pada bendahara.  Anehnya, ada yang malah tidak mengakui pernah melakukan. Selain anggota dewan, terdata juga sejumlah PNS pada sekretariat dewan melakukan hal yang sama.

               

    Kasus ini terungkap dari Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan atas Laporan Keuangan Pemkab Sikka Tahun Anggaran 2013. Dari LHP Nomor 14.c/LHP-LKPD/XIX/06/2014 tanggal 12 Juni 2014, kasus ini tertuang jelas, di mana lampirannya menyebutkan nama-nama anggota DPRD Sikka dan PNS beserta besaran kas bon.

               

    Total kas bon yang dilakukan anggota DPRD Sikka dan PNS sebesar Rp 49.063.000. Dari total itu, terdapat 7 orang anggota DPRD Sikka yang berutang dengan jumlah Rp 38.313.000, dan 6 PNS pada Sekretariat DPRD Sikka berutang sebanyak Rp 10.750.000.

               

    BPK memberikan catatan, selama Tahun 2013 dan Tahun 2014 Bendahara Pengeluaran tidak membuat buku panjar, peminjaman atau pun pemberian uang muka perjalan dinas. Bendahara Pengeluaran hanya membuatkan kuitansi, dan tidak dibukukan. Sampai dengan berakhirnya pemeriksaan, tulis BPK, belum terdapat SKTJM yang telah diterbitkan atas ketekoran tersebut.

               

    Catatan BPK yang lain bahwa atas saldo kas bon tersebut terdapat hutang yang tidak diakui oleh peminjam sebesar Rp 21.227.000. Sementara hutang yang sudah dilunasi oleh peminjam sebesar Rp 4.500.000. Dengan demikian masih terdapat hutang sebesar Rp 44.563.000.

               

    Dari lampiran LHP BPK, dapat diketahui sebanyak 3 anggota DPRD Sikka yang tidak mengakui telah melakukan kas bon. Hal ini dapat terlihat dari kolom konfirmasi ke peminjam, yang mana dibiarkan kosong, tidak seperti pada kolom yang sama untuk peminjam yang lain.

    Total hutang yang tidak diakui adalah sebesar Rp 18.727.000. Utang itu dilakukan tanggal 15 Maret 2013 sebesar Rp 15 juta, tahun 2014 sebsar Rp 2.500.000, dan tahun 2013 sebesar Rp 2.727.000.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.