• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Keluarga Anggota DPRD Sikka Berpotensi Rugikan Negara
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 29 Juli 2014 | 13:43 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Keluarga
    kabupaten Sikka

     

    Maumere, Flobamora.net - Siapa sangka kalau istri, suami, dan anak  anggota DPRD Sikka dapat berpotensi merugikan negara dalam kaitan dengan pengelolaan keuangan. Hal ini bisa dimungkinkan jika ditilik dari premi jasa asuransi kesehatan bagi pimpinan dan anggota DPRD.

               

    Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan potensi ini ketika melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemkab Sikka Tahun Anggaran 2013. Setidaknya, menurut LHP BPK Nomor 14.c/LHP-LKPD/XIX/06/2014 tanggal 12 Juni 2014, untuk tahun anggaran itu, potensi kerugian negara bisa mencapai Rp 88.137.428.

               

    Dari penelusuran BPK terhadap harga satuan pada kontrak serta jumlah pertanggungan jika dilihat pada Dokumen Daftar Tunjangan Representase dan Sebagainya bagi Anggota DPRD Sikka, diketahui, terdapat pembayaran premi jasa asuransi kesehatan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD tidak sesuai dengan jumlah yang riil. Kondisi ini berpotensi merugikan negara.

               

    Ini terjadi karena jumlah istri/suami anggota DPRD yang dibayar sesuai kontrak berjumlah 27 orang, dari seharusnya sesuai data kepegawaian hanya berjumlah 20 orang.

     

    Demikian pun jumlah anak yang dibayar sesuai kontrak adalah 52 anak, dari seharusnya sesuai data kepegawaian jumlah anak hanya 32 orang. Akibatnya terjadi pembayaran premi yang seharusnya tidak dibebankan kepada Pemkab Sikka.

               

    Dari lampiran LHP BPK, untuk manfaat rawat inap pembedahan terdapat 12 item pembayaran untuk istri/suami dan anak anggota DPRD. Setiap istri/suami dan anak mendapat premi Rp 160.161 per item, sehingga masing-masing orang mendapat premi Rp 1.921.932.

               

    Untuk istri/suami anggota DPRD, premi yang dibayarkan sesuai kontrak yakni Rp 51.892.164, padahal riilnya harus dibayar hanya Rp 38.438.640, sehingga terjadi kelebihan Rp 13.453.524.

     

    Sedangkan untuk anak anggota DPRD premi yang dibayarkan sesuai kontrak yakni Rp 99.940.464, padahal riilnya harus dibayar hanya Rp Rp 61.501.824, sehingga terjadi kelebihan Rp 38.438.640.

               

    Perbedaan jumlah itu juga berpengaruh pada biaya-biaya yang lain, seperti biaya manfaat rawat jalan, biaya manfaat persalinan, biaya manfaatpenggantian kacamata, biaya manfaat perawatan gigi, biaya manfaat general checuk up, dan biaya manfaat santuan meninggal dunia dalam bentuk dana duka.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.