• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    DKI Jakarta Serius Jalin Kerja Sama Sektor Peternakan dengan NTT
    ALBERTO | Rabu, 30 Juli 2014 | 09:16 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    DKI
    Foto bersama usai pertemuan antara Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dengan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi dan Wakil Gubernur Ahok (Foto: Istimewa /Dok Pribadi Berto Lalo )

     

    Kupang, Flobamora.net - Gubernur Nusa Tenggara Tuimur (NTT) Frans Lebu Raya kembali menegaskan keseriusan Pemerintah DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan daerah ini  dalam pengembangan sektor peternakan, pasca kunjungan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) Apreil lalu.

     

    “Secara prinsip sudah dilakukan pembicaraan teknis antara kedua pemerintah daerah, sehingga investasi tersebut bisa segera terwujud meski nanti posisi Jokowi diganti Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) sebagai gubernur,” kata Lebu Raya kepada Flobamora.net, Jumat pekan lalu.

     

    Menurutnya, pertemuan yang digelar di Balai Kota Jakarta, 23 Juli 2014 lalu merupakan sebuah momentum yang amat penting, dimana Presiden RI terpilih Jokowi dan Plt Gubernur DKI Jakarta Ahok, menyatakan keseriusan berinvetasi di NTT khususnya di bidang petrenakan sapi.

     

    Bahkan, ujar Lebu Raya, Jokowi berniat untuk memperluas kerja sama tersebut ke sekotr lain seperti perikanan dan kelautan mengingat masih terbuka peluang investasi di sektor tersebut.

     

    Dia mengatakan, DKI melihat potensi peternakan sapi di NTT masih sangat terbuka, sehingga berani melakukan ekspansi bisnis dengan dana yang cukup besar. Tinggal sekarang menggerakan sektor swasta untuk memanfaatkan momentum tersebut.       

     

    "Investasi ini sangat menarik. Selama ini kita menginginkan agar mengembalikan NTT sebagai gudang ternak. Ini adalah sebuah sebuah momentum yang tepat karena kerja samanya langsung dari pasar sapi potong asal NTT," ujarnya.

    Dia menuturkan, saatnya pengusaha peternakan NTT memanfaatkan momentum ini karena DKI sudah membuka diri dan menyiapkan dana untuk itu. Tinggal sekarang bagaimana kita memanfaatkan kesempatan itu.

    Menurut dia, Pemerintah DKI Jakarta tentunya sudah melihat peluang pengembangan ternak di NTT sangat baik dan sangat potensial jika daerah ini menjadi pensuplay daging ke ibukota negara itu, sekaligus menjadikan NTT sebagai penyanggah kebutuhan daging nasional.

    Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Nusa Tenggara  Timur (NTT) Frans Lebu Raya menandatangani nota kesepahaman kerjasama di bidang peternakan, khususnya ternak sapi.

    Penandatanganan Memorandum of Under standing (MoU) dilakukan antardua kepala daerah itu di Desa Ponain, Kabupaten Kupang, Selasa, 29 April 2014 lalu.

    Kerjasama di bidang peternakan antardua daerah ini akan dilakukan selama setahun dimulai sejak penandatanganan MoU tersebut.Kerja sama terkait pembibitan dan pengiriman daging ke Jakarta.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.