• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Maret 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Lebu Raya Undang Jokowi dan Ahok ke NTT
    ALBERTO | Rabu, 30 Juli 2014 | 11:07 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Lebu
    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kiri) dan Basuki Tjahaja Purnama (kanan)

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, mengundang  Presdien RI terpilih, Joko Widodo (Jokowi) bersama Plt Gubernur DKI jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk berkunjung ke daerah ini, sebelum Jokowi dilantik sebagai presiden masa jabatan 2014 – 2019.

     

    “Dalam pertemuan di Balai Kota, 23 Juli 2014 lalu, saya mengundang Pak Jokowi dan Pak Ahok untuk berkunjung ke NTT, guna melihat kondisi daerah ini, sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang lain, selain peternakan,” kata Lebu Raya di Kupang, Jamut pekan lalu.

     

    Menurut Lebu Raya, jika tidak ada kesibukan yang  menyita waktu kemungkinan kunjungan calon RI 1 dan DKI 1 ke NTT akan berlangsung pada tanggal 22 Agustus 2014 mendatang.

     

    Dia menuturkan, saat diundang untuk ke NTT, justru Pak Ahok  begitu antusias , untuk membuktikan keseriusan DKI bekerja sama dengan provinsi kepukauan ini , karena model kerja sama antardaerah seperti itu baru dirintis oleh DKI dan NTT.

    “Kerja sama ini, mungkin akan dijadikan model yang akan dikembangkan pada masa kepemimpinan Jokowi-JK. Dengan begitu, program sister city tidak lagi dengan kota-kota di luar negeri tetapi antardaerah di Indonesia,” katanya.

     

    Dia mengatakan, terpilihnya Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden, tentu memberikan peluang bagi Indonesia Bagian Timur untuk terus maju dan berkembang sama seperti wilayah lainnya di Indonesia.

     

    Sebagai bagian dari NKRI, paparnya, NTT mengharapkan adanya perhatian pemerintah pusat dengan mengesahkan UU tentang provinsi kepulauan bersama enam daerah lainnya yang sudah lama berjuang, sehingga orientasi pembangunan bisa berubah.

     

    “Mudah-mudahan, perjuangkan kita menjadikan NTT sebagai provinsi kepulauan bisa terwujud. Jika itu terjadi, perhatian pemerintah pusat akan jauh lebih baik,” ujarnya.***  

     

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.