• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tradisi Baru, Lurah di Sikka Berlatar Belakang STPDN
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 11 Agustus 2014 | 21:27 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tradisi
    Suasana pelantikan 11 lurah

     

    Maumere, Flobamora.net - Promosi dan mutasi jabatan untuk lurah dalam wilayah Kabupaten Sikka dimulai dengan tradisi baru. Dari 11 lurah yang dilantik Sabtu (9/8) lalu, Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera melakukan tradisi baru dengan melantik tujuh orang yang berlatarbelang STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri) dan sayu orang APDN (Akademi Pemerintahan Dalam Ngeri). Sisanya sebanyak tiga  orang yang non STPDN dan APDN.

               

    Sejauh ini, jarang sekali pimpinan kelurahan berasal dari latar belakang ilmu pemerintahan dalam negeri, baik dari tamatan STPDN atau pun APDN. Selain beberapa PNS yang berlatarbelakang ilmu penerintahan dalam negeri, kebanyakan pimpinan kelurahan yang dipercayakan berasal bukan berasal dari basic ilmu ini.

               

    Kebijakan An-Sar menempatkan pegawai negeri sipil (PNS) berlatarbelakang ilmu pemerintahan dalam negeri ini, mendapat respons positip dari berbagai kalangan. An-Sar dinilai berhasil menginisatif tradisi baru dengan memberikan peran penting kepada PNS yang berlatarbelakang ilmu pemerintahan dalam negeri pada posisi pimpinan kelurahan.

     

    Banyak orang berharap tradisi ini terus dipertahankan, malah kalau boleh pimpinan 13 kelurahan harus berlatarbelakang ilmu pemerintahan dalam negeri.

               

    Suasana pelantikan 11 lurah siang tadi, benar-benar menjadi “kemenangan” bagi para alumni SPTDN dan APDN. Sebagian besar dari mereka – yang enggan menyebutkan namanya – menganggap pemerintahan An-Sar telah memberikan penghargaan setingi-tingginya kepada mereka.

     

    Alasan mereka, karena jabatan tersebut sangat sesuai dengan ilmu yang mereka pelajari bertahun-tahun. Mereka pun berharap tradisi baru ini terus dipertahankan.

     

    Ikut dalam pelantikan para lurah ini yakni tiga PNS yang semestinya dilantik pada 1-2 hari sebelumnya. Di antara tiga orang itu, termasuk Talbi yang mestinya dilantik pada Jumat (8/8).

     

    Talbi yang tadinya dianggap membangkang karena tidak menghadiri pelantikan sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka karena alasan tidak mendapatkan jadwal motor laut, akhirnya dilantik siang tadi.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.