• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 30 September 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    AMAN Bertekad Perjuangkan Hak Masyarakat Adat
    ALBERT R. | Senin, 06 Januari 2014 | 13:58 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    AMAN
    Ketua AMAN, Philipus Kami

     

     

    Ende, Flobamora.net - Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Nusa Bunga, akan terus bertekad  membela dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat . Perjuangan yang dimaksud berupa pengembangan kearifan lokal dan pembangunan ekonomi masyarakat , disamping itu mendorong pemerintah menetapkan kebijakan yang pro rakyat terutama hak-hak masyarakat adat.

     

    Hal ini disampaikan Ketua AMAN, Philipus Kami saat menutup kegiatan tersebut pada, Sabtu (4/1) lalu di aula PSE Ende jalan Anggrek. Dia mengajak seluruh kader AMAN untuk terus mengkritisi setiap probelem kemasyarakatan,dan membangun pardigma baru dalam perpolitikan dalam hal ini menjatuhkan pilihan politiknya kepada mereka-mereka yang berjuang membela hak-haka masyarakat adat,

     

    “Para kader harus berjuang, memulis tentang budaya, tentang kampung serta menjaganya dalam bingkai kearifian lokal seperti menjaga dan melestarikan lingkungan dalam hal ini hutan dan tanah” kata Kami yang juga anggta DPRD Ende.

     

    Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Devisi Hukum, HAM,dan Advokasi AMAN, Daud Tambo mengatakan, adaya kegiatan pelatihan ini untuk memberi motivasi para kader AMAN di wilayah kerja masing-masing.

     

    Persoalan utama sebut Daud Tambo, adalah persoalan Hutan adat. Untuk itu kedepan dalam perencanaan, AMAN kedepannya akan turun melakukan advokasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan keputusan Mahkama Konstitusi baru-baru ini berkaitan dengan Hutan Adat.

     

    “Rencana AMAN,  ke depannya melalui divisi Hukum dan HAM akan melakukan advokasi dan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan hak masyarakt adat terisitimewa tekait dengan hutan Adat sesuai dengan keputusan MK baru-baru ini, sehingga mereka tidak salah mengerti bagaimana dengan Huran adat tersebut” ujarnya.

     

    Pelaksanaan Pelatihan kata Daud Tambo, disamping di suguhkan materi tentang strategi advokasi juga memberikan materi soal membedah problematika masyarakat adat, memahami hubungan masyarakat adat dengan pemodal, negara, agama, dan pasar serta kebijakan intenasional yang melindungi masyarakat adat.*** (LEX)


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.