• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Biro Ekonomi Dorong Optimalisasi Aset Daerah
    ALBERTO | Selasa, 19 Agustus 2014 | 14:41 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Biro
    Provinsi NTT

     

    Kupang, Flobamora.net - Biro Ekonomi Setda Provinsi NTT mendorong optimalisasi  pemanfaatan aset milik pemerintah guna mendongkrak penerimaan daerah. Karena itu tidak ada pemutihan terhadap sewa aset yang masih menunggak.

    "Pemanfaatan aset harus kita optimalkan, buka menghapus yang suda disewa," kata Kepala Biro Ekonomi Setda NTT, Marius Jelamu di Kupang, Selasa (19/8).

    Dia mengatakan, perusahaan yang masih menunggak sewat aset milik pemerintah daerah tetap ditagih. Mereka tidak bisa dibebaskan dari kewajiban untuk membayar aset yang dimanfaatkannya.

    Menurutnya, yang terjadi saat ini mungkin keterlambatan untuk membayar sewa aset. Karena itu, ke deoan dalam kontrak harus dicantum klausul sanksi atau penalti yang harus dikenakan jika terjadi keterlambatan pembayaran maupun terjadi wanprestasi.

    Terhadap perusahaan yang masih menunggak terhadap sewa Ruko Frienship di Naikoten I, sewa bekas Hotel Flobamora, dan sewa tanah di Kawasan Industri Bolok yang masih menunggak, Marius mengatakan, perusahaan-perusahaan itu harus melaksanakan kewajibannya sesuai kontrak yang sudah diteken.

    Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Frans Salem  membantah Pemprov  akan memutihkan tunggakan sewa aset pada Ruko Frienship di Naikoten I, sewa bekas Hotel Flobamora, dan sewa tanah di lokasi Kawasan Industri (KI)Bolok oleh sejumlah pengusaha.

    Dia menegaskan,  pihaknya tidak pernah mengusulkan pemutihan atau penghapusan  terhadap tunggakan sewa aset-aset tersebut.

    "Penghapusan itu ada mekanismenya. Tidak ada hapus sembarang-sembarang. Masa orang sewa aset diminta untuk dihapus," katanya.

    Menurutnya, penagihan sewa aset seperti pada Ruko Friendship baru akan dilakukan pada saat jatuh tempo. Dan perpanjangan kontrak boleh dilakukan apabila semua kewajiban penyewa sudah dilaksanakan.

    Dia menampik tunggakan sewa Ruko Friendship mencapai Rp 300 juta lebih. Menurutnya, tunggakan itu hanya sekitar Rp 30-an juta. Khusus sewa tanah di KI Bolok, ia mengatakan, juga tidak ada penghapusan.

    Salem mengatakan, penghapusan tunggakan bisa dilakukan terhadap para mantan bendahara yang sudah meninggal, namun keluarganya tidak mampu untuk membayar. Itu pun harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku."'Kalau tidak dihapus, jadi beban administrasi," jelasnya.

    Hal yang sama, lanjutnya, juga dilakukan terhadap koperasi yang masih punya tunggakan, namun badan hukumnya sudah tidak ada lagi atau tidak beraktivitas lagi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.