• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 05 Agustus 2020

     
    Home   »  Internasional
     
    Paus Fransiskus Berharap Segera Mengunjungi Cina
    ALBERTO | Rabu, 20 Agustus 2014 | 23:31 WIB            #INTERNASIONAL

    Paus
    Paus Fransikus ( Foto : dok)

     

     

    Vatican - Paus Fransiskus mengatakan selama penerbangan kembali dari Korea Selatan pada Senin bahwa ia berharap akan segera mengunjungi Cina. Perjalanan ini belum pernah dilakukan oleh seorang Paus.

     

    Pada akhir kunjungan pertama ke Asia, Paus mengirim lagi ucapan kepada Presiden Xi Jinping ketika penerbangan Korean Air melewati di atas wilayah Cina setelah meninggalkan Seoul.

     

    “Anda bertanya, apakah saya memiliki keinginan untuk pergi ke Cina? Tentu saja, besok. Ya,” katanya saat konferensi pers dalam penerbangan tersebut.

     

    Pertanyaan pertama, ia ditanya tentang pembatasan otoritas Cina kepada komunitas Kristiani, Paus Fransiskus menyinggung terkait negosiasi Vatikan untuk membangun hubungan dengan Beijing.

     

    “Kami menghormati orang-orang Cina. Gereja hanya meminta kebebasan untuk menjalankan tugasnya, pelayanannya,” katanya.

     

    Komentar Paus sebagian besar tentang perjalanannya, dan enggan menguraikan hubungan dengan Cina.

     

    Juru Bicara Vatikan, Pastor Federico Lombardi tidak mengkonfirmasi pertemuan dengan para pejabat Cina yang dilaporkan terjadi pada Juni, dan Paus menolak untuk menjawab sebuah  pertanyaan tentang Cina yang diajukan oleh delegasi orang muda dari Hong Kong selama Hari Kaum Muda Asia pada Jumat.

     

    “Jelas orang-orang di Cina berada di hati dan pikiran Bapa Suci,” kata Pastor Lombardi setelah kunjungan itu.

     

    Pihak berwenang Cina telah membongkar atau menurunkan salib di lebih dari 230 gereja di Provinsi Zhejiang tahun ini, dan umat Katolik di seluruh negeri itu dilaporkan dilarang ke Korea Selatan untuk menghadiri acara bersama Paus, tanda bahwa kemungkinan Paus mengunjungi Cina tetap jauh.

     

    Meskipun sulit, penerbangan pertama Paus di atas wilayah Cina dan salam publik yang langka kepada Presiden Xi merupakan kemajuan yang paling signifikan dalam hubungan dalam beberapa tahun.

     

    “Kembali ke Roma setelah kunjungan saya ke Korea, saya ingin memperpanjang ucapan saya kepada Yang Mulia dan sesama warga negara, dan saya memohon berkat Tuhan untuk tanah air Anda,” kata Paus dalam pesan selama penerbangan kemarin, pesannya yang kedua kepada Presiden Xi.

     

    Seorang martir dari Cina di antara 124 martir Korea yang dibeatifikasi Paus Fransiskus dalam Misa di pusat kota Seoul, Sabtu.

     

    Pastor James Zhou Wen-mo dari Suzhou, dekat Shanghai, dipenggal kepalanya karena imannya tahun 1801, kurang dari tujuh tahun setelah ia pertama kali memasuki Korea sebagai misionaris Katolik.

     

    Pastor Matteo Ricci, seorang misionaris Yesuit Italia abad ke-16, salah satu muridnya berasal dari Cina, juga akan dibeatifikasi Paus Fransiskus meskipun belum ada kabar dari Vatikan.

     

    Paus mengatakan bahwa Pastor Ricci muncul di benaknya setelah sambutannya dikirim ke Presiden Xi selama penerbangan pertama Paus itu di atas wilayah Cina pada Kamis.

     

    “Saya pikir dari orang bijak di Cina. Mereka juga Yesuit. Kami memiliki sejarah: Pastor Ricci,” katanya. “Semua sejarah mereka mendorong semangat saya.”


     


    Sumber: UCA News
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.