• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Juni 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Warga Kupang Diminta Menjaga Keindahan dan Kebersihan Taman Kota
    DEWA HAYON | Kamis, 21 Agustus 2014 | 11:41 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Warga
    Ilustrasi Taman Kota (Foto:web)

     

    Kupang, Flobamora.net - Walikota Kupang, Jonas Salean meminta warga kota itu untuk menjaga keindahan dan kebersihan taman yang sudah dirawat oleh Dinas Kebersiehian dan Pertamanan mapun instansi swasta.

     

    Permintaan tersebut disampaikan Salean, Rabu (20/8)  kemarin menanggapi perilaku oknum-oknum tidak bertanggung gj awab yang mencuri tanaman bunga di beberapa taman.

     

    “Penataan taman dengan bunga-bunga, sebenarnya untuk memperindah wajah Kota Kupang. Namun ada saja warga yang belum memahami dan melindungi bunga-bunga yang ada,” kata Salean.

     

    Menurutnya,  menjadi tugas dan kewajiban masyarakat untuk menjaga. Masyarakat harus jaga bunga-bungan yang ditanam. Jangan malah bunga-bunga dicuri. ,” paparnya.

     

    Dia mengatakan, masyarakat sekitar taman bunga seperti di perempatan El Tari, bilangan Urip Sumoharja, Taman Nostalgia harus bisa menjaga. Sebab tidak mungkin jajaran Dinas Kebersihan maupun Pol PP menjaga 24 jam.

     

    Jika ada yang merusak dan mencuri bunga-bunga yang ditanam, hendaknya dicegat agar tanaman bunga tetap terjaga. “Semua yang dilakukan untuk membuat indah kota ini. Jangan lagi dirusak dan dicuri,” sebutnya.

     

    Ketua RT dan RW, sebutnya, bisa mengumpulkan masyarakatnya, dan memberikan pencerahan untuk menjaga taman dan juga menjaga kebersihan.  Untuk sampah, Ketua RT dan RW perlu mengawasi warga, dalam membuang sampah, sehingga tepat waktu dan mudah diangkut oleh petugas.

     

    “Waktu buang sampah jam 05:00 sampai 06:00 Wita. Jangan buang sampah diatas jam tersebut, apalagi membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

     

    Masih menurutnya, dengan membuang sampah pada waktu dan tempatnya, maka masyarakat turut menjaga kebersihan Kota Kupang. “Masyarakat harusnya sadar akan kebersihan dan keindahan Kupang Kota Kasih. Masyarakat harus bertanggungjawab terhadap kota ini, bukan saja pemerintah,” imbuhnya.

     

    Terpisah, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang, Obed Kadji membenarkan adanya pencurian bunga di sejumlah titik di Kota Kupang.

     

    Dia mengatakan, pihaknya maupun lembaga swasta sudah berusaha menanam bunga, untuk memperindah wajah kota. Namun ada pihak-pihak tertentu yang mencuri bunga-bunga tersebut, dan belum diketahui pelakunya.

     

    Dinasnya, kata Obed Kadji, sudah mengganti bunga-bunga yang hilang dan telah ditanam kembali. Dia berharap semua bisa menjaga dan melestarikan bunga-bunga yang ditanam.

     

    Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan warga sekitar untuk mengawasi para pelaku pencurian bunga. Bila bisa menangkap maka akan diberikan reward atau penghargaan, dan pelakunya akan diberikan sanksi tegas bahkan diproses hukum.

     

    “Keindahan dan kebersihan Kota Kupang merupakan kebutuhan bersama. Karena itu, hilangkan budaya rusaki taman bunga, juga membuang sampah sembarang tempat. Jika semua tertib dalam membuang sampah, dipastikan Kota Kupang akan indah dan bersih,” ujarnya.**


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.