• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Aneh, Satu Kota Dilayani Dua PDAM
    DEWA HAYON | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 14:07 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Aneh,
    Walikota Kupang, Jonas Salean

     

    Kupang, Flobamora,net- Walikota Kupang, Jonas salean merasa aneh pelayanan air minum untuk warga kota itu dilakukan oleh dua perusahaan daerah air minum (PDAM).

     

    “Dua PDAM melayani dalam satu kota merupakan hal yang tak pernah terjadi dan hanya terjadi di Kota Kupang,” kata Salean saat membuka forum pemaparan coorporate plan 2014-2018 PDAM Kota Kupang, Jumat (22/8) kemarin.

     

    Menurutnya, kebutuhan air bagi masyarakat Kota Kupang merupakan kebutuhan yang mendapat prioritas utama, apalagi memasuki musim kemarau sekaang ini, debit air kian menurun.

     

    Dua PDAM yang melayani warga Kota Kupang, kata Salean, terjadi karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang belum mau menyerahkan aset tersebut kepada Pemkot Kupang.  Bahkan, sering berkelahi di media. Padahal, kewenangan memenuhi kebutuhan mendasar warga oleh daerah otonom, sehingga diharapkan Pemkab Kupang dapat melayani warganya, dan menyerahkan aset yang ada di Kota Kupang kepada Pemkot.

     

    "Nanti kalau warga Kota Kupang tidak dapat layanan air, protes ke Wali Kota, padahal kabupaten yang layani," katanya.

     

    Dia yakin, suatu saat nanti PDAM akan diserahkan Pemkab Kupang kepada Pemkot. Apalagi, masa kepemimpinan bupati hanya lima tahun.

    Dia mengatakan, PDAM Kota Kupang memang berdiri belum terlalu lama, tetapi hingga kini pelayanannya sudah cukup maksimal dan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

     

    Keterbatasan persediaan air dari sumber mata air dan air bawah tanah di Kota Kupang, kata Salean, sehingga PDAM Kota Kupang berharap pada suplai air dari BLUD SPAM. sumur bor dan air bawah tanah kian menyusut karena penghijauan gagal dan banyak pohon dalam Kota Kupang yang ditebang.


    Dia mengatakan, walau dilayani dua PDAM, namun hingga kini PDAM Kabupaten Kupang baru memberikan pelayanan kepada 40 persen warga Kota Kupang. Masih terdapat 60 persen warga Kota Kupang yang belum terlayani. "Itu yang akan dilayani oleh PDAM Kota. Tapi kita tetap berharap nanti hanya ada satu PDAM," tandasnya.


    Sementara itu Direktur Utama PDAM Kota Kupang,Noldy Mumu mengatakan, setiap PDAM berkewajiban memiliki dokumen perencanaan jangka menengah dan menjadi rujukan PDAM Kota Kupang menyusun rencana kerja tahunan.

     

    “Atas tuntutan para staekholder dan dinamika yang ada maka PDAM memiliki dokumen tersebut berkat kemitraan dengan BPKP. Sehingga, sejak tahun 2013 dilakukan penyusunan dan dipresentasikan,” katanya.

     
    Menurutnya, dokumen tersebut menganalisia semua potensi sumber daya yang ada dan menghasilkan kondisi aktual PDAM hari ini seperti apa, dan langkah-langkah yang perlu dilakukan seperti apa telah tertuang dalam dokumen tersebut. Di dalamnya juga tertuang data strategis dan kebutuhan pendanaan yang dibutuhkan.


    Dia menjelaskan, jika memang dalam pelaksanaan ternyata PDAM tak mampu membiayainya sendiri, maka dapat melakukan peminjaman ke lembaga perbankan. Karena itu, dalam kegiatan tersebut juga melibatkan lembaga perbankan.

    Dia menambahkan, dari hasil survei yang dilakukan, dari sisi analisis kepuasan pelanggan, 60 persen pelanggan menyatakan puas, serta 20 persen merasa tidak puas atas kinerja pelayanan PDAM Kota Kupang.

     

    “Ketidakpuasan itu terkait dengan penilaian pelanggan atas kurang cepatnya petugas dalam melayani keluhan, pelanggan belum menerima aliran air dengan baik sesuai aspek kualitas, kontinuitas, dan kuantitas. PDAM Kota Kupang juga dianggap belum dapat menaikan tariff air,” paparnya. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.