• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Longginus : Saya Boleh Saja Masuk Penjara, Asalkan Unipa Tetap Hidup
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 24 Agustus 2014 | 22:29 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Longginus
    Wakil Ketua DPRD Sikka, Alexander Longginus

     

    Maumere, Flobamora.net - Pernyataan mengejutkan keluar dari mulut Wakil Ketua DPRD Sikka, Alexander Longginus pada rapat paripurna terakhir DPRD Sikka, Sabtu (23/8) malam.

     

    Dia mengatakan boleh saja dirinya masuk penjara, yang penting proses akademi di Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere tetap hidup.

               

    “Kalau pun dipenjara saya siap. Saya boleh saja masuk penjara, asalkan Unipa tidak rusak, asalkan Unipa tetap hidup,” ungkap Alexander Longginus saat berkesempatan membawakan pendapat akhir Fraksi PDI Perjuangan terhadap Ranperda APBD Perubahan TA 2014 dan beberapa Ranperda lainnya.

               

    Sikap politik yang gamblang dari Alexander Longginus itu mendapatkan respons positip dari sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Sikka yang menghadiri rapat paripurna. Usai menyampaikan pernyataan itu, terdengar tepuk tangan bergemuruh di ruang rapat paripurna.

               

    Unipa Maumere didirkan pada saat Alexander Longginus menjabat sebagai Bupati Sikka, dengan Yoseph Ansar Rera sebagai Wakil Bupati Sikka. Kini Yoseph Ansar Rera telah menjadi Bupati Sikka.

               

    Setelah Unipa Maumere didirikan, dalam perjalanan muncul perlawanan politik dari sejumlah anggota DPRD Sikka. Mereka mempersoalkan akte pendirian yang terkesan ada keraguan Unipa Maumere yang harusnya menjadi milik pemerintah dan masyarakat Sikka bisa diklaim sebagai milik orang per orang.

     

     

    Tidak saja dari sisi politik, pendirian Unipa Maumere juga diendus dari aspek hukum. Kampus oranye yang terletak di eks RSUD TC Hillers Maumere di Jalan Kesehatan itu pun masuk dalam dugaan tindak pidana korupsi. Dan lagi-lagi Alexander Longginus menjadi titik bidik pelanggaran pidana tipikor.

     

    Proses hukum terhadap kasus yang dikenal sebagai Kasus Unipa ini masih menjadi agenda pada Kejaksaan Negeri Maumere. Alexander Longginus malah sudah ditetapkan menjadi tersangka. Namun sejak ditetapkan sebagai tersangka, prosesnya tidak berkembang.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.