• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Bunuh Rekan Sendiri, Imam Buchori Divonis 18 Tahun Penjara
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 28 Agustus 2014 | 21:35 WIB            #NASIONAL

    Bunuh
    imam Buchori saat digiring ke sel Mapolres Sikka

     

    Maumere, Flobamora.net - Majelis hakim Pengadilan Negeri Maumere memvonis Imam Buchori 18 tahun penjara, setelah dia terbukti berencana membunuh Wahyu Kristianto, rekannya sendiri. Putusan majelis hakim ini dibacakan pada Rabu (27/8) di ruang sidang PN Maumere. Putusan ini lebih tinggi 3 tahun dari tuntutan jaksa penuntuk umum (JPU).

               

    Imam Buchori yang duduk di kursi pesakitan tampak tenang mendengar putusan yang dibacakan Ketua Mejelis Hakim Budi Aryono. Mengiktui sidang dengan mengenakan sandal jepit, Imam Buchori tidak bergeming dengan keputusan tersebut.

               
    Usai mendengarkan putusan majelis hakim, Imam Buchori sempat berunding dengan Kuasa Hukum Marianus Moa. Setelah itu dia kembali lagi ke kursi pesakitan, dan menyatakan menerima putusan tersebut. JPU Ahmad Jubair pun menerima putusan majelis hakim.

               

    Marianus Moa yang dihubungi usai sidang putusan mengatakan dia sempat berdiskusi dengan kliennya tentang putusan majelis hakim. Dan kliennya dengan penuh tanggung jawab menyatakan menerima putusan tersebut.

               

    Seperti pernah diberitakan, gara-gara mabok minuman keras (miras) berjenis moke, Wahyu Kristianto seorang operator SIM di Kantor Satlantas Polres Sikka ditemukan tewas dibunuh di kontrakannya di Jalan Dua Toru Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, Rabu (5/2). Diduga korban tewas karena mengeluarkan darah yang begitu banyak.

     

    Pelaku pembunuhan yang adalah rekannya sendiri bernama Imam Buchori, pria asal Probolinggo Jawa Timur. Usai menghabiskan nyawa rekannya, Imam Buchori, pekerja di sebuah warung makan ini sempat melarikan diri.

     

    Dia kemudian ditangkap massa di Wairbubuk Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur, sekitar 2 kilometer dari tempat kejadian peristiwa (TKP). Pelaku langsung digelandang ke Polres Sikka dan kini sudah mendekam dalam tahanan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.