• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 01 Juni 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kondisi Taman Permenungan Bung Karno Sangat Memprihatinkan
    LEX | Jumat, 29 Agustus 2014 | 13:42 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kondisi
    Anak-anak bermaon-main dan menaiki Patung Bung Bung Karno (Foto : lex)

     

    Ende, Flobamora.net - Pasca penyerahan kedua situs Bung Karno masing-masing situs Rumah Pengasingan dan situs Tempat Permenungan yang pada 1 Juni 2104 dari pihak Yayasan Ende Flores ke Pemerintah Daerah Kabupten Ende , kondisi taman dan area sekitarnya sangat memprihatinkan.

     

    Pantauan Flobamora.net, Jumat (29/8) beberapa bagian taman tersebut terlihat sangat kotor. Banyak sampah bertebaran berupa kertas dan botol-botol dan gelas air mineral . Juga kondisi bangunan yang terletak berdampingan dengan Jalan Moh. Hatta sangat tidak terurus. Ruangan berupa lorong kurang lebih sepuluh meter tersebut terlihat kotor dan juga terdapat pecahan botol yang diduga bekas minuman alkohol.

     

    Beberapa bagian dari taman tersebut juga terlihat semakin tidak terurus. Seperti kolam di sekitar patung dimana Soekarno tengah duduk bersemadi menatap ke laut lepas. Airnya sangat keruh dan tidak ada upaya untuk menggantinya.

     

    Terlihat juga dedaunan bertebaran di sekitar kolam dan menambah kotornya kolam tersebut. Rumput yang sebelumnya hijau kini kering tanpa ada perhatian.

     

    Tidak terurusnya taman permenungan tersebut, juga  diperparah  lagi dengan perilaku masyarakat khususnya anak-anak yang tidak menghargai situs . Tampak beberapanya memanjat patung dan berfoto-foto disana bahkan cuma hanya untuk bermain-main memanjat patung yang di ‘keramatkan’ itu.

     

    Beberapa kalangan yang dijumpai di taman itu  sangat menyayangkan kondisi yang tidak terurus.Mereka menyatakan pemerintah daerah seakan lepas tangan tidak ada tindak lanjut dalam hal pemeliharaan taman tersebut.

     

    ”Taman yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah ini, mestinya oleh pemerintah daerah harus dibenahi dan dijaga, apalagi ini aset daerah yang paling berharga. Disinilah Bung Karno merenungkan Butir-butir Pancasila. Ende dikenal juga karena tempat ini,” tutur Benediktus Watu salah seorang pengunjung  asal Bajawa ini.

     

    Dia berharap Pemda Ende segera memperhatikan kondisi Taman Permenungan Bung karno ini. Karena sebutnya, bukan tidak mungkin kedepan akan lebih memprihatinkan lagi. Pemda harus menempatkan petugas untuk mengurus taman tersebut.

     

    Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Marni Kusuma dalam beberapa kesempatan mengakui, taman tersebut kurang terurus. Dia mengatakan, kendala dana menjadi penyebab belum diurus secara baik khususnya dalam hal pemeliharaannya.

     

    ”Taman ini sudah di serahkan ke pihak Dinas Pariwisata untuk di kelola. Karena kita sekarang kendalanya pada dana pemeliharaan. Namun kami sudah ajukan di Perubahan APBD 2014 ini, sehingga kedepan kita sudah bisa tangani dan kita perhatikan” tuturnya.

     

    Dia juga meminta kepada masyarakat untuk turut menjaga dan merawat taman ini dan berjanji akan menempatkan petugas nantinya untuk mengurus taman sekaligus menjaga situs tempat Permenungan Bung Karno ini. Namun, perlu kesadaran semua pihak untuk sama-sama menjaga taman tersebut.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.