• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Hama Bikin Pusing Petani Kentang di Ende
    SILVER SEGA | Selasa, 02 September 2014 | 12:05 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Hama
    Kebun Kentang di Moni

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Petani kentang di Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, mengaku kesulitan dalam memberantas hama di lahan mereka. Ratusan hektar tanaman kentang mereka mati saat tanaman berusia satu bulan.

    Seorang petani di Kecamatan Kelimutu, Aloysius Ngaga  meminta pemerintah daerah khususnya dari Dinas Pertanian Ende meneliti hama kentang tersebut.

    "Semoga pemerintah memperhatikan kami. Bila perlu turunkan tim peneliti untuk meneliti tanaman ini. Karena ini hasil komoditas utamanya untuk di Moni, tanaman kentang ini,” ujar Aloysius ketika dihubungi, Selasa (2/9).

    Dia menjelaskan, tanaman Kentang yang baru berusia satu bulan tiba-tiba layu, mengering dan mati.

    "Awalnya, daun serta batangnya berminyak, kemudian dua tiga hari begitu, layu seperti tersiram air panas. Dalam satu minggu mati, daunnya langsung kering (saat kentang berumur) satu bulan. Padahal, saat penanaman itu, tanamannya bagus. Umur sampai satu dua minggu itu masih bagus itu,” ujar Aloysius.

    Dia menjelaskan, kentang di daerahnya, selain untuk kebutuhan di daerah sendiri, juga dikirim ke pasar-pasar sekitar Flores.

    “Pembelinya itu bisa dari Bajawa, Manggarai, Maumere, Sampai Larantuka, Bahkan sampai Kupang," katanya.

    Dia menambahkan, hama yang menyerang tanaman kentang di musim kemarau adalah baru kali pertama. Awalnya hama ini menyerang tanaman kentang pada musim hujan.

     

    Cirinya, saat tanaman kentang berumur satu bulan, daun dan batang kentang layu dan beberapa hari kemudian tanaman kentang mati. Petugas Penyuluh Pertanian di Kecamatan Kelimutu, kata dia, juga tidak tahu penyebab matinya tanaman kentang tersebut.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.