• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dua Hari Bahas Tatib, Belum Satu Kata Keluar dari Mulut 15 Anggota DPRD Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 03 September 2014 | 13:43 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dua
    Ilustrasi

     

     
    Maumere, Flobamora.net - DPRD Sikka hasil Pemilihan Umum 2014 telah menyelesaikan pembahasan Tata Tertib DPRD Sikka. Rapat pembahasan tata tertib yang dilaksanakan selama dua hari, Senin-Selasa (1-2/9) diikuti 35 wakil rakyat. Selama dua hari itu, sebanyak 15 anggota DPRD Sikka belum mengeluarkan satu kata pun.

               

    Seperti disaksikan Flobamora.net selama dua hari pembahasan tata tertib itu, wakil rakyat yang belum mengeluarkan satu kata pun yakni Donatus David dan Alfonsus Ambrosius dari PDI Perjuangan, Ferdinandus Mboy dan Pangkrasius Nong Tonce dari Partai Demokrat, Adelbertus Kasar, Beatus Wilfridus Djogo, dan Fabianus Toa dari Partai Gerindra.

               

    Selanjutnya, Florensia Klowe dan Sunardin dan Partai Hanura, Charles Bertandi dari PAN, Meak Laurensius dari PKP Indonesia, Alex Agatho Hasulie dari Partai Nasdem, Syarifudin dari PKB, Aliwudin dari PPP, dan Baharuddin dari PKS.

               

    Rapat pembahasan tata tertib ini dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Sikka Rafael Raga yang didampingi Wakil Ketua Sementara DPRD Sikka Stephanus Say.

     

    Anggota DPRD incumbent seperti Siflan Angi dari Partai Nasdem, Alfridus Aeng dari PKP Indonesia, Darius Evensius dari PDI Perjuangan, Gorgonius Nago Bapa dari Partai Golkar, Markus Melo dari PAN, masih mendominasi jalannya rapat. Sementara Marsel Sawa dari Partai Hanura sesekali bicara, itu pun kalau diminta langsung oleh Rafael Raga.

               

    Mantan Wakil Ketua DPRD Sikka Periode 2004-2009 Henny Doing mewarnai dinamika ini, ditambah beberapa anggota DPRD Sikka yang baru seperti Phillips Fransiskus dari PAN, Faustinus Vasko dari PKP Indonesia, Yoseph Karmianto Eri dari PKB, dan Stef Sumandi dari PDI Perjuangan.

               

    Yoseph Nong Sony, warga masyarakat yang mengikuti pembahasan Tata Tertib DPRD selama dua hari ini berharap para wakil rakyat jangan hanya menjadi topeng bisu pada rapat-rapat DPRD.

     

    Dia beralasan wakil rakyat dibayar gajinya untuk bicara, jika hanya duduk-duduk saja itu artinya wakil rakyat telah dengan tahu dan mau mencederai masyarakat.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.