• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kejati Berencana Kembali Panggil Kepala BNN
    DEM | Rabu, 03 September 2014 | 15:33 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kejati
    Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Mangihut Sinaga

     

    Kupang, Flobamora.net – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), tidak main-main dalam memberantas tindak pidana korupsi di daerah ini.

     

    Dalam waktu dekat Kejati NTT berencana akan kembali memanggil, Kepala BNN NTT, Aloysius Dengi Dando untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi di BNN NTT tahun 2013 senilai Rp 2,2 miliar.

     

    Kajati NTT, Mangihut Sinaga yang dikonfirmasi melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, Rabu (3/9) mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam kasus dugaan korupsi di BNN NTT akan terus dilakukan oleh tim penyidik.

     

    Ridwan mengtakan, dalam kasus dugaan korupsi di BNN NTT, tim penyidik Kejati NTT telah memeriksa sedikitnya 12 orangs ebagai saksi diantaranya pemilik Hotel Silvia, Rudolf Nggai berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan di Hotel Silvia.

     

    “Sejauh ini, tim penyidik sudah memeriksa sedikitnya 12 orang sebagai saksi dalam kasus itu termasuk pemilik Hotel Silvia, Rudolf Nggai, “ katanya.

     

    Dia menjelaskan, dalam kasus itu, banyak dilakukan manipulasi dalam kegiatan sosialisasi mengenai bahaya Narkoba. Selain itu, seharusnya proyek tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga namun dikerjakan sendiri oleh Kepala BNN NTT, Aloysius Dengi Dando.

     

    Ditanya apakah pihaknya berencana untuk kembali memanggil dan memeriksa Kepala BNN NTT, Aloysius Dengi Dando, dia menjelaskan tim penyidik Kejati NTT berencana akan kembali memanggil Aloysius Dando untuk diperiksa terkait kasus tersebut.

     

    “Tim penyidik Kejati NTT berencana akan kembali panggil Aloysius Dando untuk diperiksa terkait beberapa hal yang perlu dijelaskannya, “ katanya.

     

    Dalam kasus itu, lanjutnya, Kejati NTT belum menetapkan siapa yang menajdi tersangka karena masih dalam status penyilidikan belum dinaikan statusnya menjadi penyidikan, namun yang jelas perbuatan pidana telah ditemukan dalam proyek itu.

     

    Sementara Kepala BNN NTT, Aloysius Dengi Dando yang dikonfirmasi terkait rencana Kejati setempat mengatakan, enggan berkomentar soal rencana  tersebut.

     

    “ Saya no comment, Proses hukum sedang berjalan,” tukasnya.***  


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        1 komentar



      NN 03 Januari 2017 - 17:04 WIB
      b8ieVy http://www.FyLitCl7Pf7ojQdDUOLQOuaxTXbj5iNG.com
      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.