• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 30 Mei 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Ngada Sudah Diperiksa Polda NTT
    ALBERT R. | Rabu, 08 Januari 2014 | 12:04 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Ngada, Marianus Sae

     
    Kupang, Flobamora.net - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), ternyata telah memeriksa Bupati Ngada, Marianus sae, sebagai tersangka pemblokiran Bandara Turelelo, Soa, Sabtu (21/12) lalu.

    Kabid Humas Polda NTT AKBP Okto Riwu memastikan Bupati Ngada Marianus Sae telah menjalani pemeriksaan di Mapolda NTT sebagai tersangka kasus pemblokiran Bandara Turelelo, Soa.

    “Yang pasti Bupati Ngada telah diambil keterangannya terkait aksi pemblokiran bandara,” kata Okto kepada wartawan, Rabu (08/1).

    Namun, dia mengaku tidak mengetahui pasti kapan Bupati menjalani pemeriksaan dan berapa pertanyaan  yang dilontarkan kepadanya. “Waktunya saya rasa tidak penting. Saya tidak tahu, kapan pemeriksaan dilakukan,” ujarnya.

    Informasi yang dihimpun menyebutkan Bupati Ngada Marianus Sae menjalani pemeriksaan di Mapolda NTT  pada Minggu, 5 Januari 2014 malam hingga Senin, 6 Januari 2014 dini hari.

    Pemeriksan Bupati Ngada yang terkesan tertutup dari publik ini, menurut Okto, pemeriksaan terhadap Bupati Ngada harus dilakukan secara tertutup untuk keadilan dan penghormatan terhadap privasi Bupati Ngada. “Memang harus tertutup pemeriksaannya,” katanya.

    Dia juga mengaku tidak mengetahui apakah saat pemeriksaan Bupati Ngada didampingi kuasa hukum atau tidak. “Saya juga tidak tahu itu, karena tidak wajib,” tukasnya. 

    Sebagaimana diketahui, Bupati Ngada, Marianus Sae pada sabtu (21/12) tahun 2013 lalu, memerintahakan Satuan Polsi Pamong Praja (satpol PP) memblokir Bandara Turelelo, Soa lantaran tak mendapatkan tiket Merpati ke daerah itu.Bupati Ngada Marianus Sae dikenakan pasal 421 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2,8 tahun penjara.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.