• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Oktober 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Uang Kesra untuk PNS di Ende Dibayar Tahun 2015
    LEX | Selasa, 09 September 2014 | 13:24 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Uang
    Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu

     

     

    Ende, Flobamora.net - Janji Bupati, Marsel YW Petu dan Wakil Bupati, Djafar Achmad akan mengembalikan uang lauk pauk atau yang dikenal uang Kesra para pegawai dalam masa kepemimpinannya dipastikan belum bisa di akomodir pada tahun 2014 ini.

     

    “Pemberian uang kesra tersebut kepada para PNS baru bisa diakomodir atau dibayarkan  pada tahun 2015 mendatang,” kata Bupati Ende Marsel Petu kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (8/9) kemarin.

     

    Dia menyebutkan, untuk tahun ini belum bisa dibayarkan mengingat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014  sudah di tetapkan sementara untuk perubahan APBD belum bisa diakomodir karena perubahan tersebut yang hanya sebesar Rp 3 miliar.

     

    “Kita belum bisa akomodir uang kesra bagi para PNS karena APBD 2014 sekarang tengah berjalan sementara dalam Perubahan APBD hanya diakomodir sebesar Rp3 miliar sehingga belum bisa diperuntukan untuk pembayaran uang kesra,” sebutnya.

     

    Dia mengatakan, pihaknya sudah berusaha untuk segera mengalokasikan uang Kesra dalam Perubahan APBD namun untuk sementara belum bisa diakomodir mengingat kondisi keuangan terbatas.

     

    Lebih jauh dia mengatakan, meski ada PNS yang mengatakan uang lauk pauk atau tunjangan Kesra mereka tidak butuh namun ini merupakan hak dari pegawai negeri sipil yang diberikan oleh negara dan harus dilkembalikan kepada mereka.

     

    “Dari  pada yang bilang rakyat yang rampok atau pejabat yang rampok lebih baik kita kembalikan kepada PNS karena ini merupakan hak yang diberikan oleh negara kepada mereka, “ tandasnya.

     

    Sementara itu, sejumlah PNS di Kabupaten Ende terus mempertanyakan pembayaran uang lauk pauk atau tunjangan Kesra. Menurut mereka hal itu merupakan konsekuensi pelaksanaan lima hari kerja yang kini sudah memasuki bulan yang kelima.

     

    Kata mereka, kewajiban mereka sudah dijalani namun haknya untuk menerima tunjangan tersebut sampai kini belum mereka terima.

     

    “Kami sudah bekerja selama ini dan sudah mengikuti aturan baru yakni lima hari kerja. Namun hak kami  yang mesti kami terima hingga kini tidak ada. Karena itu kami meminta pemerintah segera merealisir hak kami tersebut,” tutur salah seorang PNS di lingkup Setda Ende yang enggan menyebutkan namanya.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.