• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    KMP Ile Boleng sudah Diberangkatkan untuk Docking
    ALBERTO | Kamis, 11 September 2014 | 17:23 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    KMP
    Ilustrasi Kapal Fery

     

    Kupang, Flobamora.net – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ile Boleng yang sempat tertahan saat hendak berangkat docking pekan lalu, sudah diberangkatkan menuju galangan kapal PT docking Afta Mandiri di  Makassar. Sulawesi Selatan.

    "Sekarang sedang dalam perjalanan menuju Makkasar ," kata Direktur Utama PT Flobamor, Hironimus Soriwutun, Senin (8/9) lalu.

    Dia mengatakan, kapal tersebut diberangkatkan setelah tim teknis dari Dinas Perhubungan melakukan reperlist terhadap kondisi kapal yang sudah hampir setahun mogok  di Pelabuhan Bolok itu.

    Selain pemeriksaan dari Dinas Perhubungan, lanjutnya, pihak Syahbandar juga telah melakukan pemeriksaan untuk memastikan kelaikan kapal tersebut sebelum diberangkatkan.

    "Meskipun sudah ada pemeriksaan dari Dinas Perhubungan, tapi kalau Syahbandar belum keluarkan surat untuk berangkat, pasti kapanya belum bisa diberangkatkan," ujarnya.

    Mengenai docking kapal itu tidak melalui proses tender, Soriwutun membantahnya. Menurutnya, sesuai prosedur, mekanisme itu sudah dilalui dan ada beberapa perusahaan galangan kapal yang melakukan penawaran.

    "Dari penawaran itu, kita pilih yang paling rendah," katanya tanpa merinci. biaya docking atas KMP Ile Boleng.

    Dia mengaku, proses penawaran dilakukan sebelum dirinya menjabat sebagai Dirut. Namun dia memastikan ada pagu anggaran untuk docking KMP Ile Boleng dan KMP Pulau Sabu yang sudah mencapai tahap finishing.

    Soriwutun mengatakan, biaya docking yang pasti baru diketahui saat pemeriksaan  kapal  di galangan kapal. Hal ini karena masih ada adendum setelah dilakukan pembongkaran mesin.

    Meski demikian, kata dia, adendum atas bagian-bagian kapal yang akan diganti harus disetujui oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). "Ganti satu mur kecil saja  harus disetujui BKI," tandasnya..

    Dia mengatakan, reperlist sebelum kapal berangkat hanya untuk kondisi umum kapal. Sedangkan kondisi mesin hanya bisa dilakukan saat kapal ada di galangan.

    Kepala Dinas Perhubungan NTT Stefanus Ratoe Odjoe yang dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, saat pemeriksaan di galangan kapal, item pekerjaan perbaikan bisa bertambah atau berkurang. Namun itu harus sepengetahuan BKI.

    Dia mengatakan, biaya docking bersumber dari dana pada Satker Pengembangan Lalulintas ASDP pada Dinas Perhubungan NTT, dan langsung dikirim ke rekening perusahaan galangan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.