• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 30 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kejari TTU Dikirimi Bangkai Binatang
    ALBERT R. | Rabu, 08 Januari 2014 | 13:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kejari
    Bangkai Binatang

     

     

    Kefamenanu, Flobamora.net - Jajaran Kejaksaan Negeri Kefamenanu (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara, Kamis (08/1) pagi, dikejutkan dengan penemuan sebuah karung berisi bangkai ayam dan anjing, penuh berlumuran darah.

    Karung berisi bangkai  ini diletakkan orang tak dikenal di halaman kantor tersebut, yang diduga
    dilakukan hampir siang. Karung bangkai tersebut ditemukan pertama kali oleh petugas cleaning service yang dating hendak membersihkan ruangan dan halaman kantor, sekitar pukul setengah enam pagi tadi.

    “Pas saya buka pintu pagar mau masuk, saya liat di depan halaman ada karung terikat penuh darah.
    Saya sendiri tidak berani buka dan kebetulan ada Intel Kodim Pak Dance lewat saya kasi tahu dan
    lapor ke polisi,”Yoseph Lake saksi mata.

    Sementara itu Kajari Kefamenanu, Didie Try Haryadi menduga karung berisi bangkai merupakan upaya
    terror yang sengaja dilakukan pihak tertentu, terkait adanya pengusutan kasus korupsi oleh pihaknya.

    “Kita saat ini sedang menangani kasus perkara tindak pidana korupsi di TTU. Jadi ini kayaknya
    sebagai satu bentuk ancaman terror dari pihak-pihak yang tidak suka dengan keberadaan kami di
    sini,”ujarnya.

    Upaya Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan polisi pagi tadi belum membuahkan hasil .
    Pencarian sidik jari di pagar maupun tembok pagar Kejari Kefamenanu belum berhasil.  Untuk
    penyelidikan lebih lanjut polisi mengamankan dan membawa barang bukti karung berisi bangkai ayam dan anjing tersebut ke Mapolres setempat.

    Keberadaan karung berisi bangkai ayam dan anjing ini, menjadi perbincangan ramai warga setempat.
    Mereka yakin ayam dan anjing dengan leher tergorok tersebut adalah bagian dari ritual adat setempat,
    sebagai upaya menghalangi kasus hukum penanganan korupsi yang dilakukan  pihak kejaksaan.

    Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Timor Tengah Utara, saat ini tengah mengusut dugaan korupsi dana DAK pendidikan 47,3 milyar di Dinas Pendidikan, dan  proyek jalan perbatasan pada Badan Perbatasan
    Daerah setempat sebesar 4,1 milyar.

    Kadis Pendidikan Vinsensius Saba dan Kepala Badan Perbatasan, Frans Tilis  serta sejumlah pejabat
    lain sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pihak Kejaksaan Kefamenanu juga tengah menelusuri
    keterlibatan Bupati dalam dua kasus kasus korupsi ini.*** (Oscar)


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.