• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 04 Juni 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Banggar DPRD Ende Sidang Hingga Dini Hari
    ALBERT R. | Rabu, 08 Januari 2014 | 14:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Banggar
    Yustinus Sani

     
    Ende, Flobamora.net - Luar biasa kinerja Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende. Bersama Tim TPAD dari Pemerintah yang bersidang hingga dini hari. Sidang ini membahas Kebijakan Umum APBD 2014 dan Prioritas Plafon Anggaran.
     
    Seperti yang terjadi pada Selasa (7/1), dimana rapat yang berlangsung pukul 09.00 witeng harus
    berakhir pada pukul 02, 00 witeng Rabu (8/1) dini hari.

    Pada rapat yang dipandu Pimpinan Banggar, Wakil Ketua DPRD Ende, Anwar Liga, turut hadir anggota
    Banggar masing-masing, Yustinus Sani, Abdul Kadir Mosa Basa, Armin Wuni Wasa, Selvi Indradewa,
    Maximus Deki dan Yulius Caesar Nonga. Dari unsur Pemerintah, Plt. Sekda Ende Sebastianus Doa
    Sukadamai sebagai ketua TPAD , Kepala  Bapeda bersama para kabid dan staf, Kepala Dinas PPKAD
    bersama sekretris dan kabid serta para  staf.

    Menanggapi persidangan Banggar yang di lakukan hingga dini hari, anggota Banggar Yustinus Sani
    mengatakan, bukanlah sesuatu yang luar biasa, namun itu merupakan suatu  proses dari sebuah
    persidangan yang harus di terima dan dijalankan.Karena membahas anggaran tidak bisa sepenggal-
    sepenggal , karena itu waktu  harus benar-benar digunakan secara efektif.

    “Membahas anggaran tidak boleh sepenggal-sepenggal. Karena itu harus menyatu dan menyeluruh. Kita gunakan waktu seefektip  mungkin, karena kita berharap pada akhir bulan Januari ini tepatnya 31
    Januari diharapkan APBD 2014 sudah bisa di tetapkan” sebut Yustinus.

    Anggota DPRD Ende dari Partai PDI Perjuangan ini lebih jauh mengatakan, ada perbedaan dalam
    pembahasan APBD 2014 kali ini, karena di tengah masa transisi .Transisi Kepemimpinan dari Bupati
    Lama ke Bupati yang baru, dan dari DPRD lama ke DPRD yang baru.

    “Kita sebagai anggota DPRD sekarang harus tinggalkan kesan positip ,untuk  hal-hal yang baik di
    tahun  2014 karena itu kita serius dalam melakukan pembahasan APBD 2014 ini” sebutnya.

    Hal ini tambah Yustinus, tidak berarti pada tahun sebelumnya tidak serius, namun momentnya
    berbeda, dimana pada tahun kemarin 2009-2013 Bupatinya menjalankan APBD sesuai dengan visi dan misi, dan penetapan APBD oleh yang bersangkutan. Sementara sekarang APBD 2014 dibahas pada masa transisi, karena itu Bupati yang barunya harus menyesuaikan APBD dengan visi dan misi nantinya karena dibahas dan di tetapkan oleh Bupati sebelumnya.

    Dia menjelaskan, diharapkan Rabu ,(8/1) sesuai jadwal normal diupayakan Banggar telah selesai membahasnya, namun demikian pergeseran itu bisa saja terjadi tergantung dengan kondisi pembahasan nantinya.

    Sementara itu beberapa kalangan dimintai tanggapan mengapresiasi kerja Banggar hingga dini hari.
    Meski mereka juga khawatir dan curiga  dengan di lakukan sidang hingga dini hari praktis tidak bisa
    dikontrol khususnya oleh media, karena di takutkan akan terjadi deal-deal dalam pembahasan anggaran tersebut.

    “Salut untuk kerja mereka, namun kita juga wajar untuk mencurigai jangan sampai terjadi deal-deal
    khususnya berkaitan dengan pengalokasian anggaran .Itu yang harus kita kawal nantinya” kata Yoland Rinda  salah seorang warga kota Ende yang juga salah seorang aktivis PMKRI Cabang Ende ini.*** (LEX)

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.