• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 30 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Rumahnya Terbakar, Kakek Ini Tewas "Terpanggang"
    LEX | Kamis, 18 September 2014 | 14:43 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Rumahnya
    Anggota Polres Ende saat mengangkat jenazah Krama Muhamad Bin Saleh Dawa dari puing rumah yang sudah hangus terbakar

     

     

    Ende, Flobamora.net - Duka mendalam dialami keluarga besar Saleh Dawa. Akibat kebakaran Kamis (18/9) sekitar pukul 10.00 Wita, mereka harus kehilangan salah seorang anggota keluarga, Krama Muhamad Bin Saleh Dawa (80).

     

    Krama meninggal secara tragis ‘terpanggang’ hidup-hidup di dalam rumah miliknya sendiri. Pria yang sudah uzur tersebut tidak bisa menyelamatkan dirinya karena dalam kondisi lumpuh dan matanya buta.

     

    Hasan, salah seorang warga di sektiar lokasi kejadian menuturkan, kebakaran  yang terjadi sekitar pukul 10.00 wita, dimana warga RT 03/ RW 01 kelurahan Rukun Lima  Kecamatan Ende Selatan tersebut tengah berada di rumah.

     

    Sehari-hari, kata Hasan, Saleh  Dawa tinggal berdua dengan adiknya Mina (70) yang juga sudah berumur.Tidak ada keluarga yang lain yang tinggal bersama mereka kecuali mereka berdua.

     

    “Kami mendengar teriakan dari adiknya bahwa rumahnya terbakar. Namun karena apinya cukup cepat menjalar kami tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan air seadaanya berusahan memadamkan api tetapi api terus menjalar dan membakar habis rumah semi permanen tersebut,” kata Hasan.

     

    Saat itu kami baru tahu bahwa Kakek Krama terjebak di dalam api setelah adiknya teriak histeris.

     

    Kapolres Ende, AKBP Musni Arifin yang terjun langsung ke TPK dimintai penjelasan  perihal kebakaran tersebut mengatakan diduga api berasal dari dapur.

     

    Berdasarkan data yang ada, sebut Musni Arifin, kejadian begitu cepat karena api menjalar dalam hitungan menit meluluhlantakan rumah semi permanen tersebut.

     

    “Kita menduga api berasal dari dapur yang sementara digunakan untuk memasak.Belum ada dugaan lain tapi dugaan sementara seperti itu” tuturnya.  

     

    Kata dia, berdasarkan keterangan dari adik korban, kejadiaan saat dirinya sedang hendak memasak di dapur.Saat itu, sang adik pergi mengambil air yang jaraknya 100 meter dari lokasi kebakaran. Ketika dia kembali dilihatnya api sudah menjalar dan membakar habis rumah.

     

    “Karena rumahnya semi permanen dindingnya terbuat dari gedek dan beratap seng maka dengan sekejap saja api membakar hingga menghanguskan seluruh isi rumah termasuk memakan korban jiwa, “ jelasnya.

     

    Untuk penyelidikan lebih lanjut, polisi telah membentang garis poilisi dan jasad korban dievakuasi ke rumah kerabatnya dan selanjutnya  dilakukan visum oleh dokter dari Puskesmas Rukun Lima.

     

    Dia memaparkan, setelah di lakukan visum jenasah langsung dimakamkan oleh keluarga hari ini di pekuburan Islam Rukun Lima Ende. Sementara Polisi akan terus menyelidiki sebab-sebab kebakaran dan akan mengambil keterangan dari para saksi temasuk adik kandung korban Mina untuk mengetahui pasti sebab-sebab terjadinya kebakaran.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.