• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 20 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Laporan Amburadul, BPBD Sikka Dituding Tidak Siap
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 22 September 2014 | 20:44 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Laporan
    Anggota DPRD Sikka, Donatus David

     

    Maumere, Flobamora.net - Sejumlah anggota DPRD Sikka geram dengan amburadulnya laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Silvanus Tibo terkait penanganan pengungsi Rokatenda.

     

    Para wakil rakyat ini pun menuding Kepala BPBD sangat tidak siap memberikan laporan dan informasi yang tepat dan jelas.

               

    “Ini laporan amburadul, kalau bisa kami dikasih laporan tertulis sehingga kami bisa mengikuti seluruh proses secara baik. Apalagi setelah ini kami akan reses bertemu konstituen, sehingga kami juga bisa memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, dan juga bisa melihat apakah oinformasi dari Kepala Badan (BPBD) ini sesuai tidak dengan kenyataan yang dialami pengungsi di lapangan,” ujar Donatus David, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan.

               

    David buru-buru memotong pembicaraan Silvanus Tibo yang saat itu sedang memberikan informasi secara lisan dalam rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Sikka, Kamis (18/9).

     

    Laporan lisan itu terkesan membingungkan dan sulit diikuti anggota DPRD Sikka karena ada data-data berupa angka-angka yang penyampaiannya selalu berubah-ubah.

               

    Terkait ketidaksiapan Kepala BPBD ini juga diutarakan anggota DPRD lainnya seperti Ketua Fraksi Partai Golkar Gorgonius Nago Bapa, Sekretaris Fraksi PKP Indonesia Faustinus Vasko, dan juga Rafael Raga selaku pimpinan rapat dengar pendapat.

               

    “Tadi Pak Kepala Badan meminta dukungan dari DPRD Sikka terkait penanganan pengungsi. Bagaimana kami mau dukung kalau kami tidak tahu seluruh proses pelaksanaan. Jadi memang betul permintaan teman-teman untuk dilengkapi dengan laporan tertulis,” kritik Rafael Raga.

               

    Sebelum rapat dengar pendapat berakhir, Ketua Fraksi PKP Indonesia Alfridus Melanus Aeng kembali menyatakan kegeraman ini. Tampak sedikit marah, Alfridus mengungkapkan kekesalannya akibat amburadulnya laporan dari Kepala BPBD.

               

    Tidak tahan dengan kemarahan para anggota DPRD Sikka, Silvanus Tibo pun naik pitam. Dengan suara keras dia menegaskan, semua informasi yang dia berikan berangkat dari laporan tertulis yang sudah disiapkan.

     

    Dia pun mengangkat satu jepitan laporan yang ada di atas mejanya. Sayangnya, laporan tertulis itu tidak digandakan dan bagikan kepada anggota DPRD Sikka.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.