• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Pemkot Kupang dengan Garuda Indonesia Bangun Kerja Sama
    DEWA HAYON | Selasa, 23 September 2014 | 13:29 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Pemkot
    Wakil Walikota Kupang, dr.Hermanus Man

     

    Kupang, Flobamora.net - Menghindari penggelebungan harga tiket yang kerap terjadi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, pemerintah setempat berencana  membangun kerja sama dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesa.

     

    Konsep tawaran kerja sama telah diajukan ke Garuda Indonesia dan tinggalditandatangani oleh Wali Kota Kupang,” kata Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man di Balai Kota Kupang, Selasa (23/9).

     

    Menurutnya, kerja sama tersebut dibangun karena Garuda Indonesia menawarkan kepada pemerintah agar setiap perjalanan dinas para pejabat dan PNS lingkup Pemkot Kupang yang menggunaka fasilitas penerbangan dapat menggunakan jasa Garuda Indonesia.

     

    "Namun tidak menutup kemungkinan pemerintah akan kerja sama dengan maskapai penerbangan lain kalau nanti ada maskapai lain yang menawarkan kerja sama," katanya.

     

    Dia menjelaskan, target kerja sama pembelian tiket melalui Garuda Indonesia dalam setahun diperkirakan sebesar Rp 600 juta. Dengan kerja sama itu, Pemkot akan mendapatkan reduksi 10 persen. Jika berjalan baik selama setahun, maka pada tahun berikutnya nilai reduksinya akan dinaikan menjadi 15 persen.

     

    Dalam kerja sama ini, paparnya, Pemkot tak harus menyetor dana senilai Rp 600 juta itu kepada Garuda Indonesia. Karena itu hanya target pembelian tiket yang ditetapkan oleh Garuda Indonesia dalam setahun. Jika nanti ternyata nilai pembelian melampaui Rp 600 juta, maka Pemkot akan mendapatkan diskon.

     

    Kerja sama tersebut, kata dia untuk menjamin kepastian bahwa semua perjalanan pejabat dan PNS lingkup Pemkot Kupang dapat menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia.

     

    Tetapi, paparnya, dengan kerja sama itu bukan berarti semua perjalanan dinas wajib menggunakan maskapai penerbanga Garuda Indonesia. Namun, setidaknya dengan kemudahan ini, dapat menjamin kepastian perjalaan. Selain itu, jika ada perjalanan yang mendadak, dengan adanya kartu biru maka dapat memudahkan mendapatkan tiket.

     

    "Tentunya kalau sudah ada kartu biru kita akan berupaya menggunaka jasa Garuda Indonesia," ujarnya.

     

    Selama ini, tuturnya, misalkan untuk perjalanan dinas staf dari Kupang-Jakarta pergi pulang (PP) dianggarkan Rp 5 juta dan Kupang Surabaya PP dianggarkan senilai Rp 4 juta. Dalam praktiknya, walau harga tiket tak sampai Rp 2 juta atau Rp 2,5 juta, namun dilakukan penggelembungan harga tiket menjadi senilai anggaran yang dialokasikan.

     

    Akibatnya, saat dilakukan pemeriksaan oleh BPK, terdapat temuan penggelembungan harga pembelian tiket yang harus dikembalikan. "Harusnya kalau harga tiket hanya Rp 1,1 juta berarti hanya Rp 2,2 juta dan sisa dananya dikembalikan, tapi kadang digelembungkan sehingga jadi temuan BPK," tegasnya.

     

    Ditanya waktu pelaksanaan kerja sama pembelian tiket perjalanan dinas pejabat dan PNS lingkup Pemkot Kupang, Herman Man mengatakan, kerja sama itu baru dilakukan setelah ada penandatanganan kerja sama oleh Wali Kota Kupang.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.