• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 Juli 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kecewa, Wartawan Tinggalkan Peliputan Lomba Dayung
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 25 September 2014 | 23:32 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kecewa,
    Bupati Sikka, Yos Ansar Rera

     

     

    Maumere, Flobamora.net -Sejumlah wartawan yang bertugas di Maumere Kabupaten Sikka terpaksa meninggalkan peliputan lomba dayung, Kamis (25/9) akibat kecewa dengan sikap Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera.

     

    Para wartawan kecewa karena sang bupati terkesan memilih-milih wartawan dalam memberikan keterangan pers.

               

    Para wartawan yang meninggalkan peliputan lomba dayung ini yaitu Ruben Raya (TVRI Kupang), Johni Nura (MNC Group), Juan (Pos Kupang), Karel Pandu (Timor Express), Yanes Maridnong (suaraflores.com), dan Vicky da Gomez (flobamora.net).

     

    Awak media ini berjalan melewati Bupati Ansar Rera yang saat itu sedang diwawancarai penyiar Sonia FM, salah satu radio lokal yang setiap harinya lebih banyak menginformasikan tentang hiburan musik.

               

    Kekecewaan para wartawan ini bermula ketika Ansar Rera tiba-tiba menghentikan acara karena harus melayani wawancara penyiar Sonia FM. Padahal saat itu acara tengah berlangsung, yang mana akan diisi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka Sirilus Wihelmus.

     

    Praktis sound sistem yang sedang hidup pun dikecilkan, dan suara Sirilus Wihelmus dari mike yang sudah dipegangnya tidak kedengaran lagi. Sirilus Wihelmus pun meletakkan mike di salah satu kursi kosong.

               

    Sebelumnya salah seorang panitia lomba dayung membawa sebuah kursi kosong, dan menempatkan persis di sebelah tempat duduk Bupati Ansar Rera. Ternyata kursi tersebut diperuntukkan bagi penyiar Sonia FM.

     

    Melihat gelagat Bupati Ansar Rera yang meminta acara dihentikan untuk  melayani wawancara penyiar Sonia FM, sejumlah wartawan yang duduk tidak jauh pun langsung melakukan protes. Mereka menilai Bupati Ansar Rera bertindak diskriminatif terhadap para wartawan yang hadir meliput kegiatan lomba dayung.

     

    Karel Pandu menilai Bupati Ansar Rera tidak sepantasnya melakukan tindakan diskriminatif seperti itu. Menurut dia, karena acara masih tengah berlangsung mestinya Bupati Ansar Rera tidak perlu melayani wawancara dari wartawan dengan harus mengorbankan rangkaian acara. Kalau pun memang mau melayani wawancara, seharusnya bupati mengajak semua wartawan yang hadir meliput kegiatan tersebut.

     

    “Dengan menghentikan acara hanya untuk melayani wawancara dari seorang penyiar radio, hemat saya Bupati sudah bertindak sewenang-wenang dan melecehkan panitia kegiatan serta semua pejabat dan masyarakat yang hadir pada kegiatan ini. Lalu dengan hanya melayani penyiar radio saja, itu artinya bupati sama sekali tidak menganggap keberadaan wartawan yang lain. Lebih baik kami tinggalkan saja kegiatan karena Bupati sangat diskriminatif,” tukas Karel.

     

    Karel pun menyayangkan sikap penyiar Sonia FM yang begitu berani mau mewawancarai bupati di saat acara tengah berlangsung. Apalagi saat itu bupati bersama pejabat pimpinan daerah lainnya sedang mengikuti rangkaian acara.

     

    Dia pun kecewa dengan panitia yang justeru memfasilitasi wawancara di saat acara tengah berlangsung.

     

    Aksi para wartawan yang meninggalkan peliputan kegiatan lomba dayung mendapat dukungan dari sejumlah masyarakat yang kesal dengan dihentikan acara secara tiba-tiba. Usai meninggalkan lokasi kegiatan, para wartawan pun bersepakat untuk tidak menginformasikan kegiatan lomba dayung itu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.