• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Agustus 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Pungli, Kapal Roro Tidak Lagi Beroperasi di Ende
    LEX | Senin, 29 September 2014 | 13:56 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Pungli,
    KM Dharma Ferry II

     

     

    Ende, Flobamora.net - Sudah kurang lebih sebulan ini, Kapal Roro Dharma Fery II tidak lagi menyinggahi Pelabuhan Ende. Diduga penyebabnya adanya pungutan liar.

     

    “Pungutan-pungutan tersebut lebih ditujukan kepada para pengguna jasa terutama para pengusaha kendaraan expedisi dalam hal ini para sopir,” kata Wakil Bupati Ebde, H. Djafar Achmad, Senin (29/9).

     

    Dia menyebutkan, penyebabnya bukan karena KM Dharma Fery II tidak mau menyinggahi Pelabuhan Ende atau Ipi namun karena terjadi pungutan liar yang dilakukan oknum-oknum yang ada di pelabuhan tersebut.

     

    Menurutnya, mendengar KM Dharma Fery II tidak lagi singgah, saat pergi  menghantar jemaah haji ke Surabaya dia sempat mengumpulkan pihak terkait termasuk para sopir. Ternyata seteleah ditelisik, penyebab tidak beroperasdinya Dharma Fery II karena adanya pungutan liar itu.

     

    Lebih lanjut Djafar Achmad mengatakan, adanya pungutan yang tidak sesuai, praktis para pengusaha kendaraan expedisi khususnya para sopir lebih memilih untuk berangkat melalui jalan darat atau menggunakan pelabuhan di Maumere, karena mereka menilai tidak ada pungutan liar di pelabuhan tersebut.

     

    “Jika sudah demikian yang rugi adalah KM Dharma Fery, karena mereka harus kembali tanpa muatan. Konsekuensinya, tidak mau beroperasi lagi ke Ende,” tuturnya.,

     

    Untuk itu, kata dia, dalam waktu beberapa hari ke depan pemerintah daerah akan memberikan pemahaman kepada seluruh pengguna pelabuhan terkait dengan masalah tersebut.

     

    Dia mengatakan, belum mengetahui siapa-siapa yang melakukan aksi yang tidak terpuji tersebut sehingga berimbas kapal roro tidak lagi beroperasi.

     

    “Saya juga tidak mau mengatakan ada mafia pelayaran di dalamnya sehingga Kapal Roro tidak mau singgah di Ende. Namun, saya lebih mau mengoreksi diri, ada sesuatu yang salah dalam soal pengutan. Sementara Perusahaan Jasa Dharma Lautan selalu siap untuk melayani masyarakat Kabupaten Ende dan sekitarnya jika sudah di ketahui permasalahannya dan dicari jalan keluar.” Jelasnya.

     

    Sebagai tindak lanjut , pihaknya akan segera mengundang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Karantina,KP3 Laut, Otoritas Pelabuhan Pelindo dan instansi terkait untuk duduk bersama membicarakan persoalan ini.***   


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.