• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kambing Milik Anggota DPRD Sikka Terjaring Operasi Penertiban
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 30 September 2014 | 13:40 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kambing
    Ternak liar hasil operasi penertiban umum

     

     

    Kambing Milik Anggota DPRD Sikka Terjaring Operasi Penertiban

    Maumere, Flobamora.net - Komitmen Lurah Kabor, Bernadus Absalon Parera untuk melakukan penertiban hewan liar ternyata tidak main-main. Pagi tadi Selasa (30/9), tim operasi menertibkan sejumlah ternak liar di Kali Mati Maumere. Diantaranya tiga ekor kambing milik anggota DPRD Sikka pun terjaring operasi penertiban.

               

    Selain tiga ekor kambing milik anggota DPRD Sikka, ternak liar yang berhasil ditertibkan hari ini yakni dua ekor sapi dan dua ekor babi. Mestinya masih ada lagi dua ekor sapi yang bisa ditertibkan, tetapi tim penertiban tidak berhasil karena dua ekor sapi ini sangat ganas dan berani.

               

    Lurah Kabor, Absalon Parera memimpin langsung operasi penertiban ini. Tim ini tergabung dari staf kelurahan, aparat kepolisian, aparat TNI AD, serta Satpol PP. Tim gabungan bergerak sejak pukul 06.00 Wita sampai sekitar pukul 09.30 Wita.

               

    Menurut Parera, sebelum melakukan penertiban Pemerintah Kelurahan Kabor terlebih dahulu telah mensosialisasikan penertiban umum kepada masyarakat. Penertiban ternak-ternak liar ini sebagai tindak lanjut dari Perda Nomor 10 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

               

    “Kami sudah sosialisasi sampai ke RT-RT, dan masyarakat sangat mendukung untuk penertiban ternak-ternak liar. Kami beri batas waktu sampai dengan 11 September 2014 agar masyarakat menertibkan sendiri, sesudahnya menjadi kewenangan kelurahan untuk menertibkan,” jelasnya.

               

    Pantauan Flobamora.net di Kantor Kelurahan Kabor, ternak-ternak liar yang ditertibkan diikat di samping kantor. Seorang pemilik babi liar tengah berhadapan dengan penyidik dari Satpol PP.

     

    Dia menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi membiarkan ternaknya berkeliaran. Usai menandatangani surat pernyataan dia boleh membawa pulang ternaknya.

               

    Dia menegaskan, sementara ini penertiban sifatnya masih dalam bentuk pembinaan. Namun setelah ini, jika masih ditemukan ternak-ternak liar, maka pemilik ternak liar sudah dikategorikan sebagai pelanggar peraturan daerah.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.