• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 04 Juni 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Balai Sungai Usulkan Pembangunan Tujuh Waduk di NTT
    ALBERTO | Rabu, 01 Oktober 2014 | 12:51 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Balai
    Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Charisal A.Manu

     

    Kupang, Flobamora.net - Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II telah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaaan Umum untuk membangun tujuh buah waduk guna mengatasi kekurangan air di NTT sekaligus menghadapi fenomena alam El Nino yang cenderung menimbulkan musim kering berkepanjangan.

    "Tujuh buah waduk yang diusulkan untuk dibangun antara lain Kolhua di Kota Kupang, Raknamo dan Manikin di Kabupaten Kupang, Rotiklot di Kabupaten Belu, Temef di Timor Tengah Selatan (TTS), Napunggete, Kabupaten Sikka dan Aesesa di Kabupaten Nagekeo," kata Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Charisal A.Manu di Kupang, Rabu (1/10).

     

    Dia mengatakan ketujuh waduk tersebut sudah masuk dalam perencanaan Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga tetap diperjuangkan untuk direalisasikan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran yang ada.

    Berdasarkan rencana, jelasnya, Waduk Kolhua kapasitas tampungnya 17, 5 juta meter kubik, Temef 54 juta meter kubik, Rotiklot 2,9 juta meter kubik, Raknamo 32 Juta meter kubik, Manikin 2, 9 juta meter kubik, Napunggete 25 juta meter kubik dan Waduk Aesesa 32 juta meter kubik.  

    “ NTT masih butuh sekitar 1,5 juta kubik air untuk mengatasi kebutuhan masyarakat akan air di musim kemarau, meskipun di musim hujan mengalami kelebihan air yang cukup besar. Untuk itu butuh penampung agar air tidak dibuang percuma,” jelasnya.

    Selain waduk atau bendungan, ujarnya, NTT juga masih membutuhkan sekitar 4.000-an embung baik untuk kebutuhan air bersih maupun embung irigasi, yang nantinya akan membantu petani mengatasi kesulitan air di musim kemarau seperti sekarang ini.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTT, Andre W.Koreh mengatakan, pemerintah pada tahun 2014 ini juga membangun 10 buah embung kecil di lima kabupaten utuk memenuhi kebutuhan air baku dan air untuk tanaman pertanian.

    "Pemerintah mengalokasikan dana Rp10 miliar membangun 10 buah embung kecil di lima kabupaten yakni Kabupaten Manggarai Barat, Sumba Barat Daya, Rote Ndao dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)," katanya.

    Selain pembangunan lima buah embung kecil, pemerintah juga melakukan pekerjaan rehabilitasi dan pembangunan irigasi di Manggarai dan Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Flotim, Rote, TTS, TTU, dan Kabupaten Belu.

    "Kita berharap pembangunan beberapa waduk akan terealisir dalam waktu dekat terutama rencana pembangunan waduk yang sudah dilakukan studi kelayakan," ujarnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.