• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 19 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ratusan Warga Saga Geruduk Kantor Bupati Ende
    LEX | Selasa, 07 Oktober 2014 | 12:00 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ratusan
    Masyarakat Saga saat berunjuk rasa ke Kantor Bupati Ende

     

    ENDE, FLOBAMORA.NET - Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi masyarakat Saga, Senin (6/10) kemarin mendatangi Kantor Bupati Ende. Dengan mengendarai sejumlah angkot dan mobil pick up  mereka seakan ‘mengepung’ kantor bupati.

     

    Dengan berorasi secara bergantian mempertanyakan kasus pemukulan terhadap salah seorang PNS, Anton Tara di Kantor Bupati Ende beberapa waktu lalu terkait dengan proses tender oleh Mikhael Juma Neta  dan meminta bupati menjelaskan kasus tersebut  karena kejadian di kantor bupati pada jam dinas.

     

    Terlihat sejumlah ibu-ibu dan orang tua berteriak di halaman kantor untuk bisa bertemu dan berdialog dengan Bupati Ende Marselinus Y.W Petu.

     

    Mereka menyayangkan terjadinya kasus pemukulan tersebut karena korban merupakan anak adat dari Desa Saga, Kecamatan Detusoko. Sementara itu, sejumlah pegawai turut menyaksikan aksi yang digelar oleh masyarakat asal Saga ini.

     

    Aksi yang digelar sekitar 30 menit akhirnya diakomodir Bupati Ende untuk dialog di ruang kerjanya. Sekitar 15 perwakilan pengunjuk rasa diundang untuk berdialog dengan bupati .

     

    Bupati Marsel menerima pengunjuk rasa didampingi  Wakil Bupati Ende, Djafar Achmad, bersama asisten I Gusti Ngasu, Asisten II, Siprianus Reda Lio, Kabag Ops Polres Ende, Kompol Iwan Iswahyudi, Kasi Intel Kejari, Kapolsek Ende, dan Kasi Intel Polres Ende.

     

    Melkior Maxi tokoh masyarakat Saga pada kesempatan ini mengatakan, kedatangan mereka hanya mau memastikan seperti apa sikap bupati terhadap pemukulan pegawainya saat sedang jam dinas dan masih menggunakan atribut PNS tersebut.

     

    Menurutnya, belum sampai enam bulan menjabat sudah terjadi aksi pemukulan terhadap PNS yang nota bene berasal dari Kampung Saga ini.

     

    “Saya kira di sini aman, namun abdi negara dipukul dan dianiaya di depan bupati.Kami lihat ini ada bentuk intervensi untuk menggolkan tujuan dimana disinyalir ada intervesni dari tim sukses,” kata  Maxi yang juga mantan Kepala Desa Saga.

     

    Bupati Ende Marsel Petu menjawab hal ini dengan mengatakan, setelah mendengar laporan stafnya dan korban dirinya mendorong untuk dilaporkan ke pihak kepolisian.

     

    “Saya saat itu dorong korban Anton untuk lapor  ke polisi, namun saat itu kelihatan dia enggan, tidak tahu kenapa. Namun toh pada akhirnya dilaporkan. Namun Anton belum sempat dimintai keterangan hingga saat itu karena pingsan,” jelasnya.

     

    Dia membantah ada intervensi proyek oleh tim sukses, karena menurutnya tim sukses itu sudah berakhir sejak 7 April 2014 lalu saat pelantikan bupati.

     

    Sementara itu Kabag Ops Polres Ende Kompol Iwan Iswahyudi mengatakan, tersangka atas nama Mikhael Juma Neta kini sudah ditahan .Pasal yang akan di kenakan yakni 351 ancaman 2 tahun 5 bulan penjara, namun akan berubah sejalan dengan pemeriksaan korban. Berdasarkan keterangan saksi  hanya serorang menjadi tersangka.

     

    Setelah dialog dengan bupati warga masyarakat Saga mendatangi DPRD Ende untuk menyampaikan keluhan yang sama terkait aksi pemukulan terhada Antom Tara. Kedatangan mereka diterima Ketua DPRD Ende Herman J Wadhi, Wakil Ketua Erik Rede dan sejumlah anggota DPRD Ende.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.