• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 02 April 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Lebu Raya Diundang pada Pembukaan Pasar Perbatasan
    ALBERTO | Kamis, 09 Oktober 2014 | 07:38 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Lebu
    Menteri Muda Lingkungan Hidup Timor Leste, Numirando Soares Martins dan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya

     

    Kupang, Flobamora.net - Menteri Muda Lingkungan Hidup Timor Leste (TL), Numirando Soares Martins mengundang Gubernur NTT, Frans Lebu Raya  pada acara pembukaan pasar dan pameran yang diselenggarakan di Batugade, wilayah perbatasan TL dengan Indonesia,  28-29. Oktober 2014 mendatang.

     

    Undangan tersebvut disampaikan Martins bersama sejumlah pejabat negara tersebut datang ke Kupang, saat bertemu Gubernur Frans Lebu Raya Rabu (8/10) kemarin.

     

    Menurutnya,  pembukaan pasar ini sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Indonesia guna menyiapkan kebutuhan sehari-hari bagi warga kedua negara yang bermukim di perbatasan.

     

    Gubernur NTT Frans Lebu Raya  pun bersedia menghadiri pembukaan pasar tersebut dan berharap barang-barang yang dijual di pasar bisa memenuhi kebutuhan warga.

     

    Urusan pasar perbatasan, kata dia, tidak berhenti sampai di situ. Pasalnya saat ini Indonesia, Timor Leste dan Australia sedang membahas perdagangan segitiga yang diharapkan bisa terwujud dalam waktu dekat.

     

    “Kita dibatasi oleh negara, tetapi tidak membatasi hubungan kekeluargaan sesama orang Timor,” ujarnya.

     

    Menurut Lebu Raya, perlu ada aktivitas ekonomi di perbatasan Indonesia – TL . Untuk itu dibutuhkan pula Free Trade Zone yang disepakati antara kedua negara, sehingga ke depan akan makin baik dan masyarakat kedua negara bisa memanfaatkan pasar perbatasan tersebut.

     

    Kepada Martins dan delegasi dari TL  dia menjelaskan seputar kerja sama segitiga antara Nusa Tenggara Timut, Northern Territory dan Timor Leste yang sedang dirintis dan menunggu persetujuan pemerintah pusat di Jakarta.

     

    “Kita berharap semuanya bisa terwujud. Prosesnya  telah kita mulai. Namun, keputusannya tetap di tangan pemerintah pusat. Mudah-mudahan di tangan pemerintahan yang baru rencana ini mendapat dukungan,” paparnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.