• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 26 Mei 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dewan Dukung Moratorium Penerimaan PNS
    ALBERTO | Kamis, 30 Oktober 2014 | 13:32 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dewan
    Anggota DPRD NTT, Aleta Baun

     

    Kupang, Flobamora.net - Gagagasan pemerintahan Jokowi-JK untuk melakukan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama 5 tahun mendapat dukungan dari anggota DPRD NTT,

     

    “Moratorium PNS dapat merangsang generasi mudah untuk lebih kreatif menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan tidak menggantungkan nasib dan hidup pada seleksi CPNS,” kata Aleta Baun di Kupang, Kamis (30/10).

     

    Menurut anggota dewan dari Fraksi PKB, gagasan moratorium penerimaan seleksi CPNS merupakan salah satu terobosan revolusi mental dari kepemimpinan Jokowi-JK, Pasalnya melalui moratorium penerimaan PNS dapat mengurangi jumlah PNS yang ada.

     

    “Saya sangat setuju dengan kebijakan itu karena saat ini sudah ada banyak PNS namun tidak bekerja secara efektif, kalian lihat saja banyak PNS yang ada di kantor-kantornya tapi hanya duduk nganggur,” paparnya.

     

    Kata dia, mengurangi jumlah PNS dengan jalan moratorium sangat tepat dalam menata jumlah PNS sesuai kebutuhan di setiap daerah, sebab alangkah lebih baik kata

     

    Dia mendorong peningkatan kesejahteraan PNS yang saat ini memang masih kurang diperhatikan sembari mendongkrak kinerja PNS yang ada.

     

    Bagi aktifis lingkungan hidup ini, sangatlah tidak menguntungkan ketika anggaran untuk gaji PNS dalam jumlah yang sangat besar diberikan kepada PNS dalam jumlah ratusan bahkan ribuan orang, sehingga pendapatan tiap PNS relatif kecil akibatnya memicu rendahnya kinerja PNS.

     

    “Anggaran untuk belanja pegawai itu sangat besar tapi jumlah PNS sangat banyak sehingga kesejahteraan tiap orang itu tidak diperhatikan, ini juga penyebab rendahnya kinerja PNS, lebih baik dibatasi penerimaannya lalu anggaran yang ada digunakan untuk mendorong peningkatan kinerja PNS sembari memperhatikan kesejahteraannya,” jelasnya.

     

    Dia mengingatkan proses moratorium PNS juga harus didukung dengan pembangunan sektor lain khususnya di bidang ekonomi kreatif dan kewira usahaan yang dimulai dari lembaga pendidikan.

     

    Lembaga pendidikan kata Dia, harus mempersiapkan generasi mudah yang memang siap menghadapi tantangan persaingan global yakni menciptakan generasi yang mandiri yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri dan menjadi pelaku ekonomi kreatif.

     

    “Dengan demikian, sekolah dan perguruan tinggi harus menciptakan iklim pendidikan yang memang mendorong orang untuk belajar memahami dan menjadi kreatif, bukan hanya mendidik manusia sekedar mengejar ijazah sebagai tiket mengukiti seleksi PNS seperti yang terjadi saat ini,” tambahnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.