• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Oktober 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Walikota Kupang Turun Tangan Atasi Kemelut Anggaran Dinas PU
    DEWA HAYON | Rabu, 05 November 2014 | 12:29 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Walikota
    Walikota Kupang, Jonas Salean

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Kemelut penambahan anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum Kota Kupang sebesar Rp 8,5 milliar  guna membayar pihak ketiga  (kontraktor) yang telah menyelesaikan pekerjaan proyek tahun 2013 lalu menjadi perdebatan di DPRD setempat.

     

    Tarik- ulur belum disetujui di perubahan anggaran, akhirnya membuat Wali Kota Kupang, Jonas Salean pun turun tangan untuk mengatasi persoalan penambahan anggaran.

     

    Kehadiran Salean didampingi Sekertaris Kota Kupang , Bernadus Benu dan Asisten I Yos Rera Beka melakukan pertemuan secara intern bersama  tiga pimpinan anggota DPRD bersama ketua fraksi, Selasa (4/11) kemarin.

     

    Salean kepada wartawan seusai pertemuan menjelaskan, pertemuan ini dikarenakan  salah mengertinya mekanisme oleh anggota DPRD sehingga merasa takut masuk penjara karena turut terlibat menetapkan anggaran.

     

    “Pertemuan ini dikarenakan ada rasa ketakutan  dari para anggota dewan (banggar) karena ikut menetapkan anggaran. Padahal diketahui, yang masuk penjara itu kami dalam dinas teknis yang mengelola anggaran tersebut, bukan dewan juga ikut masuk,” katanya.

     

    Dalam pertemuan tersebut,lanjutnya, ada  dua versi yang ditawarkan, yakni ada yang  mau ditetapkan baru dilakukan konsultasi  ke pemprov dan ada yang mau dikonsultasikan baru ditetapkan, sehingga ada SK dari Gubernur. Untuk  itu sesuai rencana pada tanggal 6 November 2014 akan dilakukan konsultasi  ke Pemprov NTT.

     

    Sebagaimana diketahui, jumlah anggaran untuk Dinas PU Kota Kupang sebesar Rp 8,5 milliar ini diusulkan dalam perubahan karena sebelumnya penggunaan anggaran mendahului pembahasan yakni pertama melalui Perwali dengan nomor Perwali Nomor 4 Tahun 2014 telah menganggaran sebesar Rp. 5 milliar dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Kupang.

     

    Namun anggaran tersebut  belum dapat melunasi seluruh tunggakan bagi para rekanan. Sehingga, membutuhkan anggaran tambahan sebesar Rp 3,5 miiliar untuk dapat melunasi semua tunggakan tersebut. Sementara total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 8,5 milliar.

     

    Sementara itu Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe mengakui adanya pertemuan pimpinan dewan, pimpinan-pimpinan fraksi dengan Wali Kota Kupang Jonas Salean, dan Sekretaris Kota Kupang Bernadus Benu yang berlangsung di ruang kerjanya.

     

    Pertemuan tersebut membahas soal perbedaan pendapat terkait pengalokasian anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum senilai Rp 8,5 miliar yang oleh sejumlah anggota Badan Anggaran Dewan Kota harus terlebih dahulu dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT sebelum ditetapkan di Badan Anggaran.

     

    Kata dia, dalam pertemuan yang dihadiri Wali Kota Kupang itu, sudah dicapai kata sepakat, bahwa pembahasan pengalokasian anggaran itu tetap dilakukan di tingkat badananggaran, baru selanjutnya dikonsultasikan ke pemprov NTT. Setelah kembali dari konsultasi baru disesuaikan dan dibahas untuk ditetapkan sesuai hasil konsultasi dengan pemprov.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.