• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 30 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Museum Tenun Ikat Ende Dibobol Maling
    LWX | Kamis, 06 November 2014 | 15:28 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Museum
    Museum Tenun Ikat Ende

     

     

    Ende, Flobamora.net - Museum Tenun ikat yang terletak dalam lokasi Taman Permenungan Bung Karno, Jumat pekan lalu dibobol maling.

     

    Dalam aksinya, pencuri berhasil membawa sembilan lembar kain tenun dan juga merusak beberapa barang antik yang ada di museum yang juga merupakan ikon wisata Kabupaten Ende.

     

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ende, Marni Kusuma dikonfirmasi Rabu (5/11) mengakui telah terjadi pencurian di Museum Tenun Ikat.

     

    Dia mengatakan, dirinya telah mendapat laporan dari pengelola museum bahwa telah terjadi aksi pencurian dan kini sudah ditangani pihak Kepolisian Resor Ende.

     

    “Setelah kami mendapat laporan langsung kami cek ke lokasi. Kini kasus tersebut tengah diselidiki pihak Kepolisian Resor Ende,” tutur Marni.

     

    Dia mengatakan, kemungkinan hal itu terjadi karena tidak ada pegawasan dan penjagaan yang baik di lokasi Museum Tenun Ikat tersebut.

     

    Dia menyebutkan, museum ini baru diserahkan pengelolaan dari Yayasan Ende Flores kepada Dinas Pariwisata, karena itu ke depan pihaknya akan melakukan penjagaan yang diperketat lagi.

     

    Sementara itu pengelola Museum Tenun Ikat Ende, Ali Abubakar per telepon mengatakan telah terjadi pencurian sembilan kain tenun di museum itu. Selain mencuri kain pencuri juga merusak sejumlah barang antik yang ada di dalam museum tenun ikat tersebut.

     

    Dia menegaskan, saat kejadian dirinya berada di luar Kabupaten Ende untuk sesuatu urusan, sementara penjaganya tidak ada di tempat itu.

     

    Lebih jauh ia mengutarakan, dalam kejadian tersebut, pencuri berhasil membawa kabur sembilan kain tenun yang berasal dari Ende sebanyak enam lembar, satu kain tenun dari Sikka, satu kain tenun Manggarai, dan satu kain tenun dari Sabu.

     

    “Kami sudah laporkan ke pihak kepolisian Resort Ende, dan kami berharap Polisi bisa mengungkap pencurian tersebut karna kain-kain tersebut sudah kita jadikan barang museum untuk dipajang,” sebutnya.

     

    Sementara kasat Reskrim AKP Djamaludin terpisah mengakui, telah menerima laporan kehilangan kain sarung di Museum tenun ikat, dan kini pihaknya tengah melakukan penyidikan.

     

    Dia berharap informasi dari warga masyarakat jika mengetahui adanya barang curian atau pelaku sehingga segera dapat diungkap.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.