• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 29 November 2021

     
    Home   »  Siapa & Siapa
     
    Leonardo da Vinci (1452 - 1519)
    YOHANES LANGGAR BILLY | Sabtu, 08 November 2014 | 17:24 WIB            #SIAPA & SIAPA

    Leonardo
    Dok Web, Leonardo da Vinci, salah satu seniman kenamaan yang turut membentuk sejarah dunia

     

     

    Flobamora.net – Dikenang sebagai pelukis, pemahat, arsitek, insinyur, dan ilmuwan, Leonardo da Vinci sejatinya adalah contoh sempurna seorang renaisans, orang yang talenta-talentanya mencirikan pemikiran-pemikiran cerdas dan kreatif. Bagi Leonardo tidak ada otoritas yang lebih agung dari pada mata, yang disebutnya “jendela jiwa”.

     

    Anak diluar nikah seorang notaris Florence, Piero da Vinci, dan seorang perempuan petani yang hanya dikenal dengan nama Caterina, Leonardo dilahirkan di Vinci, desa Tuscan. Ketika berusia 14 tahun, dia magang sebagai seorang garzone atau studio boy (anak remaja yang bekerja pada sanggar / studio) membantu Andrea del Verrochio, yang mengajarkannya dasar-dasar melukis dan memperkenalkan kepadanya penyelesaian pekerjaan yang berhubungan dengan lukisan / seni sekitar altar gereja dan lukisan-lukisan panel serta penciptaan struktur marmer dan perunggu. Menjelang usia 20, Leonardo diindoktrinasi masuk ke perkumpulan serikat pelukis dan enam tahun kemudian dia menjadi seorang seniman ulung yang berdikari.

     

    Lukisan besar pertamanya, The Adoration of the Magi (Penyembahan Orang-Orang Majus), tidak rampung, tetapi terkenal karena iramanya yang teratur rapi, lukisan yang menakjubkan dan sentimentil. Setelah menulis kepada Duke of Milan (Adipati Milan), yang mengungkapkan bahwa dia mampu membangun jembatan yang dapat dipindah-pindah, menciptakan mesin-mesin yang dapat meluncurkan pesawat ke udara dari kapal laut, membuat meriam, dan menciptakan kendaraan-kendaraan lapis baja, dia lalu bergabung dalam lingkaran kerajaan sekitar 1482, dimana dia mengabdi selama 17 tahun. Pada kurun waktu itulah, dia mengembangkan gaya lukisannya dan menghasilkan maha karyanya, The Last Supper (Perjamuan Terakhir)(1495). Lukisan ini melukiskan satu rantai reaksi keterkejutan murid-murid Kristus pada saat mendengar bahwa Dia harus mati, dan lukisan ini dikerjakan dengan ketelitian tingkat tinggi untuk menangkap reaksi masing-masing murid tersebut baik sebagai individu maupun sebagai kelompok. Leonardo mengelompokkan murid-murid Yesus dalam masing-masing kelompok bertiga, yang merupakan gambaran figur Kristus, dan Kristus ditampilkan sebagai satu-satunya pribadi yang tenang.

     

    Leonardo kembali ke Florence dan bekerja pada Cesare Borgia, Duke of Romagna (Adipati Romagna), sebagai arsitek dan insinyur kepala pada 1502. Selama berkarya kepada Cesare dia menghasilkan lukisannya yang paling dikenang di seluruh penjuru dunia Mona Lisa (1506), juga dikenal dengan nama La Gioconda, sebagaimana diperkirakan merupakan nama belakangnya Mona Lisa. Lukisan ini terkenal karena penguasaan teknik-teknik inovasinya, juga karena senyum misterius perempuan dalam lukisan tersebut.

     

    Leonardo menggunakan latar belakang, imajinasi lanskap gunung-gunung dan lembah, sebagai referensi psikologis perempuan dalam lukisan itu. Gaya unik Leonardo dalam lukisannya itu memberi kesan bahwa kekompakan / kesetiakawanan objek lukisan lenyap pada saat solidaritas itu surut dalam jarak. Karya ini memasukkan metode yang dikenal dengan sebutan sfumato, kata bahasa Italia bermakna smoke / asap, yang dicirikan oleh transisi yang sangat lembut antara wilayah-wilayah warna untuk menciptakan atmosfir berkabut. Lukisan itu juga menggabungkan chiaroscuro, teknik mendefinisikan bentuk melalui perbedaan antara terang dan bayangan.

     

    Pada 1507 Leonardo menjadi pelukis pengadilan untuk Raja Perancis Louis XII, yang bermukim di Milan, Italia pada saat itu. Sembilan tahun kemudian dia pindah ke Perancis untuk bekerja di pengadilan kerajaan Raja Francis I, di mana dia menghabiskan tiga tahun terakhir dari hidupnya.  


     


    Sumber: 100 artists who shaped world history, p 16
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.