• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 01 April 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Bulog NTT Gelar Operasi Pasar Beras
    ALBERTO | Jumat, 14 November 2014 | 11:27 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Bulog
    Operasi Pasar Beras oleh Bulog NTT

     

    Kupang, Flobamora.net - Bulog Divisi Regional NTT menggelar operasi pasar beras guna mengantipsipasi kenaikan harga beras di pasaran, menyusul merebaknya isu kenaikan harga BBM oleh pemerintah.

     

    “Khusus untuk Kota Kupang, kami menggelar operasi pasar di tiga lokasi yakni Pasar Oeba, Pasar Kasih Naikoten dan depan Kantor Bulog,” kata Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Divisi Regional NTT, Alex Malelak di Kupang, Jumat (14/11).


    Menurutnya, harga beras yang lepas pada pelaksanaan operasi pasar yakni Rp 7.400 per kilo gram, sementara beras kualitas medium di pasar sudah Rp 8.400 per kg.

     

    Dia mengatakan, operasi pasar beras ini digelar bukan saja di Kota Kupang tetapi di semua Kantor Sub Divisi Regional Bulog, guna membantu masyarakat setempat yang membutuhkan beras.

     

    “Operasi pasar ini akan dilaksanakan hingga tidak ada lagi gejolak harga yang mempengaruhi masyarakat untuk mendapatkan beras kualitas medium di pasaran,” ujarnya.

     

    Terkait ketersediaan beras di Bulog Divisi Regional NTT, dia menuturkan, persediaan yang ada di gudang saat ini sebanyak 16 ribu ton dan akan masuk dalam waktu dekat 4000 ton dari NTB untuk memperkuat persediaan.

     

    “Dengan demikian, persediaan beras di Bulog Divisi Regional NTT sebanyak 20.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan,” tambahnya. ton.

     

    Menjawab wartawan  tentang pengadaan beras lokal NTT, dia menjelaskan,pembelian beras lokal tahun 2014 mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu sebesar 14.000 ton.

     

    Dia menyebutkan, tahun ini beras lokal yang dibeli dari Rote Ndao dan Kupang  2.355 ton, Ruteng 1020, Bajawa 81, Atambua 39, Waikabubak 395 dan Labuan Bajo 1.553 ton.

     

    “Berkurangnya pembelian beras lokal oleh Bulog lantaran harga beli yang dipatok Bulog hanya Rp 6.600 per kg,yang tidak sebanding dengan harga jual di masyarakat yakni Rp 7.400 per kg,” tuturnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.