• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 Agustus 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemkot Kupang Lestarikan Pesisir Pantai Oesapa
    DEWA HAYON | Jumat, 14 November 2014 | 20:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemkot
    Hutan Mangrove (Foto :Web)

     

    Kupang, Flobamora.net Dalam rangka mengatasi resiko bencana di wilayah pesisir pantai yang diakibatkan oleh abrasi pantai, Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Penanggulanagan Bencana Daerah  (BPBD) melakukan upaya pelestarian Pantai Oesapa.

     

    Upaya pelestarian Pantai Oesapa tersebut di lakukan dengan penanaman anakan mangrov dilakukan tepat di wilayah pesisir Pantai Kelurahan Oesapa ,Kecamatan Kelapa Lima,Jumat (14/11).

     

    Kepala BPBD Kota Kupang ,Ade  Manafe  pada acara penanaman 1000 anakan mangrove mengatakan , secara geografis Kota Kupang terletak di pesisir pantai dan memiliki garis pantai dan wilayah pesisir pantai yang cukup panjang yang melintasi tiga kecamatan.

     

    Selain itu ,kata Manafe, sebagian  besar penduduk Kota Kupang kurang lebih berjumlah  5.100 orang berprofesi  sebagai nelayan baik sebagai  nelayan penuh, nelayan sambilan utama dan nelayan  sambilan tambahan serta buruh nelayan.

     

    Dia menjelaskan , memperhatikan kondisi wilayah pesisir di Kota Kupang saat ini secara kasat mata perubahan dari tahun ke tahun sangat  memprihatinkan .Di mana kondisi Kota Kupang  pada waktu silam pada saat air laut surut  masyarakat masih bisa mengambil  berbagai hasil laut baik kepiting,kerang  maupun ikan.

     

    Namun kini kondisi posisi wilayah pesisir yang terkuras akibat abrasi mengakibatkan banyak hal tidak bisa dilakukan lagi masyarakat. Dengan  kondisi tersebut, sudah semestinya semua  pemanagku kepentingan perlu mengambil langkah antisipasi untuk  mengurangi resiko bencana yang ditimbulkan akibat gelombang pasang dan abarasi dengan cara dilakukan penanaman pohon mangrove untuk kelestarian pantai.

     

    “Penanaman mangrove adalah salah satu cara yang aman dan ramah.Mangrove memiliki peran penting bagi ekosistem.Diantaranya menahan lajunya   abarasai dan menahan rumah warga dari hantaman angin laut serta selain itu mangrove juga sebagai pakan bendung bagi plankton,karena jika pakan plankton terjaga secara kelembutan ,maka tentunya akan menjadi bahan bagi ekosistem lainnya,” katanya.

     

    Dia menambahkan, Pemerintah Kota Kupang yang juga sebagai daerah penerima bantuan rehabilitasi dan rekontruksi dari BNPB berupa dana sosial  dalam bentuk dana hibah melakukan kegiatan mengurangi resiko bencana melakukan kegiatan penanaman 1000 anakan magrove di wilayah pesisir guna penyelamatan resiko bencana  di wilayah pesisir.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.