• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dikeroyok Empat Pemuda, Warga Lorong Ganyo Ini Tewas
    LEX | Senin, 17 November 2014 | 14:03 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dikeroyok
    Ilustrasi

     

    Ende, Flobamora.net - Ashari Alamsyah Langga, warga Lorong Ganyo Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, Sabtu (15/11) tewas setelah dikeroyok empat pemuda.

     

    “Langga tewas setelah mendapat tikaman di bahu sebelah kiri oleh DN salah seorang tersangka,” kata Wakapolres Ende, Kompol Donny Bramanto kepada sejumlah media, Minggu (16/11).

     

    Didampingi Kasat Reskrim Polres Ende Ipda Amru Ichsan dan kanit Reskrim Ansel Leza dia mengatakan, korban menghembuskan nafas terakhir setelah dilarikan ke RSUD Ende.

     

    Wakapolres menjelaskan, kejadian tersebut sekitar pukul 22.00 wita, Sabtu (15/11), korban Ashari di keroyok oleh empat Pemuda DN, KN, PAM, dan MRN.

     

    Korban tidak bisa diselamatkan meski sudah dilarikan ke RSUD Ende, sementara ketiga tersangka atas nama PAM, MRN, dan KN ditangkap saat malam kejadian, sementara DN sebagai pelaku penikam sembilan jam kemudian baru berhasil diamankan.

     

    Dia menuturkan, peristiwa berawal dari persoalan sepele, dimana kurang lebih sekitar pukul 21.00 wita, Alamsyah yang mengendarai sepeda motor berpapasan dengan pelaku KN di Lorong Ganyo. Saat melintas korban menegur KN karena mengendarai sepeda motor tanpa lampu. Teguran ini tidak diterima KN. Terjadi pertengkaran antara keduanya dan berlanjut dengan perkelahian.

     

    Kejadian itu mengudang perhatian warga, dan akhirnya Ketua RT turun tangan menyelesaikan masalah dan mendamaikan keduanya. Dalam upaya perdamaian tersebut, KN lalu mengirim pesan singkat (SMS) kepada teman-temannya.

     

    Sekitar pukul 22.00 wita datanglah DN, PAM dan MRN. Setelah berada di luar, Alamsyah dikeroyok dan DN salah seorang pelaku menikam korban di punggung bagian kiri.

     

    Anggota Polres, sebut Donny setelah mendengar laporan warga bergerak cepat dan berhasil menangkap KN, PAM dan MRN, sedangkan DN sembilan jam kemudian baru dibekuk.

     

    Sementara Kasat Reskrim Ipda Amru Ichsan mengatakan para pelaku akan dikenakan pasal berlapis  yakni pasal 338 KUHP, subsider pasal 170 ayat (3) subsider pasal 351 ayat (3) junto pasal 56 KUHP dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

     

    Wakapolres Donny berharap agar masyarakat mempercayai kasus ini kepada jajarannya sehingga bisa menjaga kambtimas sehingga tidak ada unsur balas dendam dan tidak melebar dengan menghembuskan etnis tertentu.

     

    “Barang bukti yang berhasil diamankan sebilah pisau, ponsel, baju para tersangka serta barang bukti pendukung lainnya. Kini keempatnya sudah ditahan di Mapolres Ende,” ujar Amru.***    


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.