• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 30 Mei 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    BCI Jajaki Pembangunan Pabrik Semen Kupang III
    RISKY ALBERTO | Minggu, 23 November 2014 | 19:14 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    BCI
    Pabrik Semen Kupang

     

    Kupang, Flobamora.net - Sejumlah investor yang tergabung dalam Konsorsium Brisbane Capital Investment (BCI)  menjajaki kerjasama terkait rencana pembangunan Pabrik Semen Kupang III, yang saat ini dalam tahaoan perencanaan oleh pemerintah.

     

    Selain itu, konsorsium ini juga menjajaki pembangunan sarana air bersih (water treatment), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pembangunan rumah sakit berskala internasional di Kupang.

     

    Hal tersebut terungkap saat Konsorsium Brisbane Capital Investment (BCI) yang  dipimpin M. Rusydi, bertemu Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, di Kupang, Jumat (21/11). Pertemuan tersebut difasilitasi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Abraham Paul Liyanto.

     

    Ketua Kadin NTT, Paul Liyanto menjelaskan, investor yang tergabung dalam lembaga konsorsium BCI terdiri dari investor Malaysia dan Australia ingin berinvestasi di Indonesia termasuk NTT setelah mendengar paparan Presiden RI, Joko Widodo, pada KTT G-20 Brisbane, 13 November 2014 lalu.

     

    Paparan dan ajakan Presiden Joko Widodo, dihadapan para peserta G-20 terkait pembangunan PLTS 35.000 mega watt di Indonesia membuka peluang bagi para investor untuk melirik dan berinvestasi di Indonesia,” katanya.

     

    Menurut Paul, selama dua hari berada di Kupang, para investor telah meninjau sejumlah lokasi, yaitu PT Semen Kupang, lokasi PLTS di Kupang Barat  (Bolok) dan bendungan Tilong serta bertemu dengan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, membicarakan kerjasama pembangunan PLTS.

     

    Kata dia, kunjungan para investor ini untuk mengetahui berbagai kebijakan pemerintah terkait dengan prosedur berinvestasi di Indonesia pada umumnya dan di NTT khususnya dalam mengahadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) November 2015 mendatang.

     

    Gubernur Frans Lebu Raya kepada para investor mengatakan, Pemprov NTT saat ini bertekad untuk mengembangkan Pabrik Semen Kupang III. Ini lantaran Pabrik Semen Kupang yang ada sekarang, mulai beroperasi sejak tahun 1986 menggunakan teknologi tungku tegak dan tahun 1997 kegiatan operasional Pabrik Semen Kupang beraliih menggunakan teknologi tungku tidur dengan kapasitas produksi 400 ton per hari.

     

    Kemudian, sambungnya, sejak adanya Kerjasama Operasional (KSO) dengan PT Sarana Agra Gemilang (SAG) tahun 2009 lalu, kapasitas produksi Pabrik Semen Kupang terus meningkat.Saat ini kapasitas produksinuya 1.500 ton per hari.

     

    Kata Lebu Raya, pengembangan Pabrik Semen Kupang meningkat jadi Pabrik Semen Kupang III, dimaksudkan selain untuk memenuhi permintaan masyarakat NTT juga melayani permintaan negara Timor Leste, NTB dan Papua.

     

    “Kita perlu menyambut baik keinginan Presiden Joko Widodo, supaya harga semen di Papua, jangan terus melambung dan kita sedang jajaki pembangunan Pabrik Semen Kupang III  dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun untuk dapat didistribusikan ke Papua, Timor Leste dan provinsi lainnya,” ujarnya.

     

    Dia menuturkan, pemerintah provinsi sudah berkoordinasi dengan Menko Perekonomian RI dan Menteri BUMN terkait rencana pembangunan Pabrik Semen Kupang III.          

     

    Lebu Raya menambahkan, rencana pembangunan PT Semen Kupang III sedang dijajaki dengan beberapa investor di Surabaya, namun jika ada investor lain yang berminat pihaknya siap menerima dengan senang hati. “silahkan saja, siapa yang cepat, dia yang laksanakan,” imbuhnya.

     

    Sementara Pimpinan Konsorsium Malaysia, Datuk Albert, mengatakan Provinsi NTT memiliki prospek kedepan yang baik dalam pembangunan pabrik semen.

     

    Menurut dia, bahan material semen di NTT banyak dan sangat bagus serta dapat menghasilkan semen berkualitas. Sedangkan untuk kapasitas produksi tergantung permintaan pasar dan modal yang digunakan untuk pembangunan pabrik semen di Kupang apabila ditanganinya akan menghabiskan modal Rp 1 triliun.

     

    “Kami selama dua hari berada di Kupang, sudah mengunjungi beberapa tempat dan melihat bahan material semen ternyata NTT memiliki bahan material yang banyak dan berkualitas.Kami sudah tengok di beberapa tempat ternyata bahan materialnya banyak,” kata Datuk Albert.***


     


    Sumber: Humas Setda NTT
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.