• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 23 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Mesin Unit Dua PLTU Bolok Kembali Beroperasi
    ALBERTO | Kamis, 27 November 2014 | 14:08 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Mesin
    General Manajer PLN NTT, Richard Safkaur

     

    Kupang, Flobamora.net – Mesin Unit 2 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok  beroperasi kembali tepat pukul 09.10 Wita, Rabu (26/11).  Mesin unit 1 PLTU  Bolok sudah lebih dahulu beroperasi pada Senin, 17 November, yang sekaligus mengakhiri krisis pada sepekan sebelumnya.

     

    Dengan demikian. dua unit mesin PLTU Bolok saat ini sudah beroperasi untuk mensuplai kebutuhan listrik Kota Kupang dan sekitarnya. Jika ditambah dengan mesin diesel di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD ) di Tenau dan Kuanino, maka Sistem Kupang masih memiliki cadangan daya sebesar sembilan mega watt (MW) dari total puncak pemakaian listrik pada malam hari (beban puncak) antara jam 17.00 hingga 22.00.

     

    “Hal ini sesuai dengan tekad PLN Wilayah NTT untuk secepatnya memulihkan sistem Kota Kupang dan sekitarnya yang beberapa waktu lalu sempat mengalami defisit daya yang berujung sebagian wilayah Kota Kupang mengalami pada,” kata General Manajer PT PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur di Kupang, Kamis (27/11) . 

     

    Beroperasinya unit 2 PLTU Bolok juga sekaligus mewujudkan penjlasan General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur, melalui Manajer PLN Sektor NTT, Donny Ocniza, dalam rapat dengar pendapat dengan DPRD NTT beberpa waktu lalu.

     

    Menurut Safkaur, dengan beroperasinya mesin unit 2 PLTU Bolok, keduanya mesin di  PLTU Bolok, masing-masing diberi beban sebesar 10 Mega Watt (MW) atau total 20 MW, sisanya sebesar 28 MW dipikul dari total beban siang sebesar 48 MW.

     

    Sedangkan beban pada malam hari, lanjut Safkaur, beban puncak antara 55-56 MW. Suplai dari PLTU dinaikkan sebesar 2x13 MW atau 26 MW, sisanya dari mesin diesel di PLTD sebesar  29-30 MW. “Dengan demikian kita masih mempunyai cadangan daya sebesar 9 MW,” tandasnya.

     

    Meski demikian, tambah dia, jangan ada salah paham seolah-olah PLN menjanjikan listrik di Kota Kupang tidak akan padam lagi.  Yang dimaksud Sistem Kupang aman adalah daya mampu tidak defisit lagi. Daya yang ada sudah cukup, bahkan masih ada cadangan.

     

    “Tetapi jika listrik padam, kemungkinan karena ada gangguan di sisi jaringan secara tiba-tiba, atau listrik dipadamkan karena ada pekerjaan pemeliharaan jaringan,” jelasnya.

     

    Sehubungan dengan adanya kecurigaan segelintir pihak yang berkaitan dengan kondisi Kota Kupang yang padam seolah-olah PLN mempunyai misi lain, Richard Safkaur, mengaku bisa memahaminya, karena banyak orang tidak paham cara kerja manajemen PLN. “Yang benar, tdak ada orang PLN yang senang jika listrik padam, karena padam berarti pekerjaan kita menjadi semakin berat,” katan Safkaur.

     

    Safkaur menjelaskan, PLN Wilayah NTT sudah memiliki Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN Wilayah NTT hingga tahun 2019 dan sudah disetujui PLN Pusat.

     

    Dalam RUPTL itu, kata dia, PLN NTT sudah menghitung kebutuhan beban secara keseluruhan per unit PLN atau per kabupaten di NTT berdasarkan tren pertumbuhan permintaan listrik di masing-masing unit. Dengan demikian PLN NTT sudah merencanakan tahun demi tahun penambahan pembangkit, kebutuhan jaringan dan menghitung kebutuhan anggaran.

     

    “Dalam RUPTL PLN NTT, kami sudah mengantisipasi semua kebutuhan listrik berdasarkan pertumbuhan permintaan listrik yang ada,” tandasnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.