• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Mei 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    DPRD NTT Dorong Partisipasi Publik dalam Penganggaran
    ALBERTO | Jumat, 28 November 2014 | 12:24 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    DPRD
    Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno

     

    Kupang, Flobamora.net -  DPRD NTT mendorong masyarakat di daerah ini untuk bisa berpartisipasi dalam proses pembahasan anggaran berupa masukan dan usul saran yang konstruktif agar anggaran yang ditetapkan dapat berpihak pada kepentingan publik.

     

    Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno saat membuka kegiatan workshop Pendalaman Siklus Perencanaan dan Penganggaran Partisipatif bagi Anggota DPRD Provinsi NTT, Kabupaten Ngada, Sumba Barat Daya, Timor Tengah Utara, dan Flores Timur di Kupang, Kamis (28/11).

     

    Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama antara Forum Parlemen NTT dan Australia Indonesia Partnership for Decentralisation (AIPD).

     

    Anwar mengatakan, DPRD NTT periode 2014- 2019 bertekad untuk lebih terbuka, responsif, kritis, dan membuka ruang yang lebih terbuka untuk publik. Terkait hal ini, dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) NTT tahun 2015, dewan sangat mengharapkan semua komponen masyarakat untuk duduk bersama berdiskusi dan memberi masukan dalam proses pembahasan anggaran. Karena selama ini, pembahasan anggaran tersekan hanya dilakukan oleh pemeritah dan lembaga dewan.

     

    “Kita terbuka untuk partisipasi publik agar memberi masukan dalam proses pembahasan anggaran. Kita ingin, lembaga dewan jadi rumah besar bagi masyarakat dalam berdiskusi dan memberi masukan terhadap pembahasan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan,” katanya.

     

    Pada kesempatan itu Anwar berharap agar semua elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan di daerah ini dapat berpartisipasi aktif untuk mengakses semua agenda dan program kerja yang dibahas di dewan.

     

    Karena itu, tambahnya, siklus pembahasan anggaran di lembaga dewan perlu juga diketahui. Pasalnya, anggaran yang dibahas akan dijabarkan dalam semua program pembangunan daerah.

     

    Ketua Forum Parlemen DPRD NTT, Kristo Blasin menerangkan,kegiatan workshop ini dimaksudkan untuk mendapatkan input dari masyarakat dan pakar dari akademisi dalam meningkatkan peran dan tugas dewan.

     

    Kegiatan ini, ujarnya,  memberi fokus pada siklus perencanaan dan penganggaran partisipatif. Ke depan, diharapkan adanya kerja sama yang erat antara DPRD Provinsi NTT dan kabupaten/kota.

     

    Panitia pelaksana kegiatan, Pace Saubaki menjelaskan, kegiatan workshop ini bertujuan mendorong partisipasi publik dalam penganggaran (APBD) yang partisipatif. Untuk hal ini perlu diketahui kendala/tantangannya, potensi dan aset yang dimiliki, mengetahui strateginya, dan langkah- langkah dalam implementasi strategi.

     

    Selain itu, lanjutnya,  mendorong dan memaksimalkan mekanisme penganggaran yang transparan dan akuntabel. Mendorong sistem penganggaran yang sensitif gender.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.