• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 25 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kejati NTT Bentuk Tim Penyidik Dugaan Korupsi Dana PLS
    ALBERT R. | Jumat, 17 Januari 2014 | 11:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kejati
    Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Mangihut Sinaga

     

     
    Kupang, Flobamora.net - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melanjutkan penyidikan dugaan korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) tahun 2007 sebesar Rp77 miliar yang dikelola Bidang PLS pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, daerah itu.

    Kejati NT, Mangihut Sinaga, melalui Kepala Seksi Penegakan Hukum dan Humas Ridwan Angsar, kepada wartawan di Kupang, Jumat (17/1) mengatakan, dalam waktu dekat akan dibentuk tim penyidik untuk melakukan penyidikan terhadap kasus ini

    "Pembentukan penyidik dilakukan untuk kepentingan kelanjutan penyelidikan dugaan korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) tahun 2007 sebesar Rp 77 miliar yang dikelola Sub Dinas PLS pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Nusa Tenggara Timur," jelasnya.

    Dia mengakui, dugaan korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) tahun 2007 sebesar  Rp 77 miliar yang dikelola Sub Dinas PLS pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga  daerah ini, mendapatkan perhatian khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga patut menjadi prioritas.

    Dia menuturkan, Kejati NTT diberikan rekomendasi untuk serius membongkar kasus ini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Unit Korsum dan supervisi, pascamelakukan  penelusuran pada pertengan November 2013 silam.
     
    "Komisi Pemberantasan Korupsi, memberikan perhatian serius terhadap empat kasus korupsi yang ditangani penegak hukum di NTT, namun terkesan berjalan di tempat,"  katanya.

    Kata dia, penyidik Kejaksaan Tinggi NTT, sudah melakukan sejumlah kegiatan, termasuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, penyelesaian kasus tersebut. Namun demikian, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, kasus ini seakan tidak berjalan dan hanya tinggal di tempat.
     
    Dia mengatakan, penyidik yang akan dibentuk untuk menangani perkara ini, akan melakukan pemeriksaan terhadap sedikitnya 118 kelompok yang didanai oleh anggaran  PLS Bidang Pendidikan Luar Sekolah, Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga Nusa Tenggara Timur.

    Untuk diketahui, Dugaan korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) tahun 2007 sebesar Rp 77 miliar yang dikelola Bidang PLS pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Nusa Tenggara Timur (NTT), sebelumnya ditangani penyidik Kejaksaan Negeri Kupang.

    Bahkan kasus dugaan korupsi tersebut, sudah pernah diekspos di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung RI. Namun hingga kini kasus tersebut tidak terselesaikan dan diambil alih pihak Kejati NTT.
        
    Ada dugaan, modus korupsi, dilakukan dengan cara membuat laporan fiktif dalam pengelolaan dana tersebut. Namun demikian, belum diketahui berapa besar dana yang  diselewengkan.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.