• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dewan Tagih Janji Bupati Cabut IUP Pertambangan
    LEX | Rabu, 10 Desember 2014 | 17:01 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dewan
    DPRD Ende

     

     

    Ende, Flobamora.net - DPRD Kabupaten Ende melalui fraksi-fraksinya menagih janji bupati setempat terkait pencabutan seluruh  Ijin Usaha Pertambangan (IUP) di daerah itu, khususnya tambang Pasir Besi di Nangaba, yang hingga saat ini belum terealisasi.

     

    Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Partai Nasdem dalam pemandangan umum terhadap Nota Keuangan Atas Rancangan APBD Tahun 2015, Sabtu (6/12) lalu mempertanyakan komitmen pemerintah yang hingga sekarang belum merealisasi janjinya untuk mencabut seluruh aktivitas pertambangan di daerah ini.

     

    “Catatan penting bagi pemerintah, segera merealisasikan janji berkaitan dengan pencabutan ijin tambang di Kabupaten Ende. Jujur, Fraksi PDI Perjuangan memberikan apresiasi pemerintah yang sudah mencabut tiga ijin pertambangan. Dalam catatan, masih ada 18 ijin pertambangan lagi yang perlu disikapi dengan membekukan ijin tambang termasuk Pasir Besi di Nangaba,” kata Alexander Sidi yang membacakan pandangan fraksinya.

     

    Dia menyebutkan, pemerintah mesti memiliki sikap jelas dengan merealisasikan janji politik sebelum pemilukada, karena ini semuanya juga merupakan tuntutan masyarakat Kabupaten Ende.

     

    Hal serupa juga disampaikan Fraksi Partai Nasdem. Dalam cacatan tambahan, Fraksi Partai Nasdem meminta penjelasan pmerintah tentang komitmennya untuk mencabut IUP mineral, logam dan batuan yang beroperasi di Kabupaten Ende.

     

    Menjawab pemandangan umum tersebut, pemerintah dalam tanggapannya, Senin (8/12) mengatakan, sebagai regulator dan pembina kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara di Kabupaten Ende telah melakukan tahapan pembinaan terkait seluruh aktivitas pemilik IUP.

     

    Dari hasil pembinaan, tiga IUP yakni milik PT. Kapitalindo Management, PT Floresindo Pratama Putra, dan UD Alam Nusantara telah dicabut ijinnya, satu IUP PT Skyline Flores Adijaya tidak diperpanjang ijinnya.

     

    “Sementara 16 IUP lainnya termasuk Pasir Besi Nangaba masih dalam tahap pembinaan melalui kajian administrasi, teknis, lingkungan, finansial serta seluruh kewajiban yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 4 tahun 2014,” tulis pemerintah dalam jawabannya.

     

    Direktur PUSAM, Khasimirus Bhara Bheri dimintai tanggapan terkait pernyataan pemerintah menegaskan, mestinya pemerintah tegas menyingkapi hal ini dengan mencabut semua IUP.

     

    Dia mempertanyakan pernyataan pemerintah soal bentuk pembinaan. Dari awal janji untuk mencabut dari bupati sudah mengakar di hati warga Kabupaten Ende. Kini masyarakat masih menunggu. Jangan sampai bupati membohongi rakyat.

     

    “Kenapa tidak segera dicabut. Kenapa masih dibuat pembinaan seperti PNS saja. Ataukah khusus Pasir Besi di Nangaba takut dicabut ijinnya lantaran ada mantan petinggi Kejaksaan Agung yang memiliki saham di sana?,” tanya Caesar Bhara Bheri.

     

    Dia mendesak bupati segera cabut semua IUP yang ada di Kabupaten Ende sesuai dengan janji kepada masyarakat menjadi bupati periode 2014-2019. Rakyat menunggu dan terus menagih janji bupati. ***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.