• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 19 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    DPRD NTT Dukung Peningkatan Anggaran KPA
    ALBERT R. | Jumat, 06 Desember 2013 | 14:33 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    DPRD
    dok/flobamora.net

     

    Kupang, Flobamora - Komisi D DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mendukung peningkatan
    anggaran bagi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat ungtuk tahun 2014 mendatang sebesar
    Rp 1, 6 milyar, demi mendukung upaya pencegahan penyebaran HIV/AID di daerah kepulauan itu.

    Anggota Komisi D DPRD NTT, Emilianus Charles Lalung dalam rapat komisi di Kupang, Jumat
    (6/12), mengatakan, dukungan untuk KPA setempat merupakan prioritas dalam kebijakan anggaran
    tahun berikutnya lantaran tahun-tahun sebelumnya anggaran untuk komisi ini sangat minim.

    Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut bermanfaat untuk pengadaan perangkat pemeriksnaan
    HIV/AIDS atau VCT pada setiap Pukesmas dan pelatihan bagi petugas yang akan mengunakan
    peralatan tersebut.  

    Hal tersebut, lanjutnya, dipandang penting karena persediaan VCT baru ada di 13 rumah sakit
    yang ada di ibu kota kabupaten, yang selama ini diserahi tugas untuk melakukan pemeriksaan
    atau deteksi terhadap penderita HIV/AIDS.   

    "Kalau kita serius dengan upaya pencegahan HIV/AIDS di daerah ini, maka harus berani
    menyiapkan anggaran dalam jumlah yang besar. Masalah HIV/AIDS adalah persoalan serius dan
    tidak bisa diabaikan," paparnya.

    Sekretaris KPA NTT, Husein Pancratius pada kesempatan itu menyampaikan rencana kerja
    penanggulangan HIV/AIDS di NTT, seperti pencegahan infeksi baru, pencegahan kematiankarena
    AIDS serta sosialisasi yang terus-menrrus kepada masyarakat tentang bahaya penyakit tersebut
    dan upaya pencegahannya termasuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap penderita.

    Menurut Husein, pihaknya memang mengusulkan anggaran sebesar itu atau naik sekitar Rp 400
    juta daeri tahun anggaran sebelumnya Rp 1, 2 milyar, setelah mengkaji setiap item kegiatan
    yang akan dilaksanakan tahun 2014 mendatang.

    "Kami berharap, dewan bisa mendukung sepenuhnya usulan ini untuk meminimalisir perkembangan
    HIV/AIDS di daerah ini dan memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk melakukan
    pemeriksaan dini," tambahnya.***    

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.