• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 01 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kecamatan Wolowae di Nagekeo belum Dapat Bantuan PKH
    ALBERTO | Jumat, 12 Desember 2014 | 19:16 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kecamatan
    Wakil Bupati Nagekeo, Paul Nuwa Veto

     

    Kupang, Flobamora.net - Satu dari tujuh kecamatan di Kabupaten Nagekeo, yakni Kecamatan Wolowae yang belum mendapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

     

    Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Nagekeo, Paulus Nuwa Veto, kepada wartawan di sela-sela kegiatan peluncuran PKH 2014 di Kupang, Kamis (11/12) kemarin.

     

    Nuwa Veto menjelaskan, tiga kecamatan yakni Boawae, Keo Tengah, dan Nangaroro pada tahun sebelum sudah mendapat bantuan program ini.

     

    Sedangkan pada tahun 2014 ini, Nagekeo mendapat jatah tiga kecamatan yakni Aesesa, Aesesa Selatan, dan Mauponggo. Sebanyak 398 keluarga sangat miskin (KSM) yang mendapat sentuhan program tersebut dengan total dana Rp 221,3 juta lebih.

     

    Dia mengatakan, untuk Kecamatan Wolowae yang belum mendapat bantuan program dimaksud, terdapat sekitar 100 KSM. “Kita sudah usulkan ke pemerintah pusat agar tahun depan jumlah KSM tersebut dapat memperoleh bantuan PKH,” kata Nuwa Veto.

     

    Dia menyampaikan, pelaksanaan program tersebut sangat membantu masyarakat miskin yang ada di daerah, termasuk di Kabupaten Nagekeo. Dengan bantuan yang ada, masyarakat bisa menggunakannya untuk membiayai pendidikan anak dan memeriksakan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.

     

    Pada kesempatan itu, Nuwa Veto mengapresiasi komitmen pemerintah dalam memberikan beasiswa kepada masyarakat miskin melalui PKH. Dimana, beasiswa yang diberikan akan ditingkatkan, dari sebelumnya sembilan tahun menjadi 12 tahun.

     

    Menteri Sosial, Khofifah Indar Parwansa menyampaikan, untuk membantu masyarakat miskin, pemerintah telah mengalokasikan sejumlah dana beasiswa. Pemberian beasiswa pun akan ditingkatkan dari sembilan tahun menjadi 12 tahun.

     

    Selain itu, dana yang diberikan kepada masing- masing siswa pun ditingkatkan. Misalkan, untuk tingkat SMP sebesar Rp 500.000 dan tingkat SMA sebesar Rp 1 juta. Bahkan untuk akan dinaikkan menjadi Rp 1,5 juta per siswa.

     

    “Untuk hal ini kami sudah komunikasikan dan disetujui Direktorat Jenderal (Ditjen) Keuangan sehingga mulai diberlakukan tahun depan,” ujar Khofifah.

     

    Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Andi Zainal Abidin Dulunt menyebutkan, pelaksanaan PKH tahun 2014 di Kabupaten Nagekeo dilaksaakan di tiga kecamatan. Sebanyak 398 KSM yang mendapat bantuan program ini, dengan total dana sebesar Rp 221 juta lebih.

     

    Selain Nagekeo, lanjut Andi, tujuh kabupaten/kota lain di NTT juga mendapat bantuan PKH Tahun 2014. Kabupaten/kota yang mendapat bantuan dimaksud yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sumba Timur, Sikka, Ende, Belu, dan Rote Ndao.

     

    Dia menambahkan, sejak diluncurkan 2007 hingga 2013, PKH sukses menjangkau 2,3 juta lebih RTSM atau KSM. Pencapaian PKH terjadi pada pengembangan jangkauan lokasi, meliputi 82 kabupaten/ kota di 22 provinsi, 737 kecamatan, dan 8.587 desa/kelurahan serta 318.321 KSM. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.