• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    DPRD Ende akan Panggil Pengelola Perguruan Tinggi
    LEX | Sabtu, 13 Desember 2014 | 09:23 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    DPRD
    Ilsutrasi (Foto :Web)

     

    Ende, Flobamora.net - Kian menjamurnya perguruan tinggi (PT) di Kota Ende membawa kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat setempat. Pasalnya beberapa PT swasta yang ada, belum memiliki ijin pendirian dan operasional  dari Kementerian Pendidikan Tinggi.

     

    Mencermati kenyataan ini, DPRD Kabupaten Ende mengagendakan pemanggilan pengurus dan pengelola PT untuk lakukan dengar pendapat terkait institusi pendidikan tinggi yang yang mereka kelola.

     

    Wakil Ketua DPRD Ende, Erikos Emanuel Rede, kepada wartawan Sabtu (13/12) mengatakan, tumbuh suburnya PT di daerah itu harus bisa disikapi.

     

    Kata dia, DPRD Ende akan mengadakan dengar pendapat dengan pengelola untuk mengetahui ijin operasional dan ijin pendirian. Berdasarkan masukan masyarakat dan juga dari hasil penelusuran, ada PT tidak memiliki ijin pendirian dan operasional.

     

    “Secepatnya kita akan undang untuk lakukan dengar pendapat. Kita ingin tahu apakah perguruan tinggi yang kini banyak eksis di Kota Ende sudah memenuhi persyaratan atau belum. Karena laporan masyarakat yang kami terima, banyak yang belum memiliki ijin dari Dikti,” kata Erik.

     

    Dia mengemukakan, belajar dari kasus STIKES Ende dan STOKES Simbiosis, ternyata ijin pendirian dan operasional belum mereka miliki. Untuk STOKES sudah ditutup, sementara STIKES Ende beberapa saat lalu DPRD Ende telah melakukan hearing dan hasilnya  akan membuat rekomendasi penutupan jika hingga 31 Agustus 2015 ijin pendirian dan operasinya tidak ada.

     

    “Pendirian sebuah perguruan tinggi banyak dilakukan saat Pemerintah melakukan moratorium 2012. Ini yang salah. Kita undang pengurus guna mengetahui keberadaan PT tersebut sehingga mahasiswa kita tidak dirugikan di kemudian hari,tambah politisi dari Partai Nasdem ini dan berjanji akan melakukan dengar pendapat seusai liburan Natal.

     

    Beberapa kalangan menyambut baik rencana DPRD Ende untuk melakukan hearing bersama pengelola sejumlah perguruan tinggi swasta yang kini melakukan kegiatan akademisnya di Kota Ende.

     

    “Jika memang tidak memiliki ijin operasional harus ditutup, karena pada akhirnya mengorbankan mahasiswa. Kepada pemerintah diharapkan untuk selalu memantau. Jangan biarkan sekolah yang tidak jelas beroperasi,” kata Adrianus So, Sekretaris Forum Peduli Masyarakat Kabupaten Ende.   

     

    Menurut dia, keberadaan sekolah-sekolah itu hanya mengejar profit atau bisnis ketimbang memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Ende.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.