• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Danau Poso, Pesona Unik dari Pamona
    YOHANES L. BILLY. | Sabtu, 18 Januari 2014 | 15:47 WIB            #GAYA HIDUP

    Danau
    Dok/Web

     

    MENTARI pagi telah menampakkan sinarnya, menyapa penghuni bumi yang baru beranjak dari peraduannya. Kicau burung yang bersahutan membuyarkan lamunanku yang hampir satu jam duduk terpaku di tepi danau, sambil menikmati keindahan dan mengagungkan karya ciptaan Tuhan yang sangat menakjubkan ini.

     

    Pagi itu, Jumat 27 Desember 2013 lalu, saya sengaja bangun lebih awal hanya ingin menikmati suasana danau dengan pesonanya yang menggentarkan hati. Sejenak,saya coba mengingat-ingat kembali pelajaran Ilmu Bumi yang diberikan guruku di Sekolah Dasar di Flores. Dengan fasihnya guruku bercerita panjang lebar tentang Danau Poso di Sulawesi Tengah yang sangat terkenal dan telah mendunia itu,meski ia sendiri tidak pernah ke sini. 

     

    Yah.. itulah Danau Poso, sebuah danau yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di Kabupaten Poso. Danau ini boleh dibilang sebuah Maha Karya sang Pencipta untuk Sulawesi Tengah. Betapa tidak? Luas Danau Poso kurang lebih 36.677 hektare, dengan panjang sekitar 32 kilo meter dan lebar kurang lebih 16 kilometer,  sementara kedalaman maksimum mencapai 384,6 meter.Sedangkan kedalaman rata-rata 194,7 meter dengan kecerahan mencapai 10 meter. 

     

    Danau Poso merupakan danau tektonik terbesar ketiga di Indonesia, setelah Danau Toba di Sumatera Utara dan Danau Towuti di Sulawesi Selatan. Adapun panjang garis pantainya mencapai 127 km. Uniknya, danau ini terletak pada ketinggian 657 m di atas permukaan laut, dengan klasifikasi iklim menurut Shemid dan Ferguson dalam tipe iklim A dengan curah hujan rata-rata 3.284,16 mm per tahun dengan nilai q = 19 derajat – 32 derajat selsius.

     

    Tidak sulit jika kita ingin menikmati keindahan danau ini. Bisa lewat kota terdekat dengan Danau Poso yaitu Kota Tentena, ibu Kota Kecamatan Pamona Puselemba. Jarak antara Poso, ibu kota Kabupaten Poso dan Kota Palu, ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah, kurang lebih 225 km yang dapat ditempuh dengan kendaraan umum sekittar 6 jam perjalanan.

     

    Jarak dari Kota Poso ke Tentena atau ke Danau Poso berkisar 56 km, dapat ditempuh dengan kendaraan umum dan bisa menghabiskan waktu 1,5 jam. Danau ini dikelilingi oleh lima wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Pamona Puselemba, Pamona Timur, Pamona Tenggara, Pamona Barat, dan Pamona Selatan.

     

    Untuk menuju Danau Poso, selain melalui Palu, dapat juga melalui jalur Selatan yaitu dari Makassar. Jalur transportasi menuju danau Poso bisa juga melalui jalur utama yaitu dari Toraja di bagian selatan, atau dari Gorontalo dan Manado di bagian utara.

     

    Karena berada pada posisi strategis Trans Sulawesi: Makassar-Toraja-Poso-Gorontalo-Manado, Danau Poso bisa dijangkau dengan mudah. Rute inilah yang biasanya di lalui para wisatawan mancanegara.

    Danau Poso memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai tempat berlangsungnya siklus hidup flora dan fauna, sumber air bersih yang digunakan langsung oleh masyarakat, baik yang berada di sekitar danau maupun masyarakat yang bermukim pada Daerah Aliran Sungai  Poso dan Kota Poso sebagai ibu kota kabupaten.

     

    Danau Poso juga menjadi sarana transportasi untuk menghubungkan desa-desa di sekitarnya, daerah obyek wisata, potensi pengembangan perikanan air tawar, sarana irigasi pertanian dan sumber pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 600 Mega Watt, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan oleh PT. Poso Energy.

     

    Hal lain yang membuat Danau Poso memiliki keunikan tersendiri adalah airnya sangat jernih. Tidak hanya itu saja, sebagian besar pantai Danau Poso dikelilingi oleh hamparan pasir putih. Berenang di air yang jernih, dan memandang hamparan pasir putih pantainya merupakan pengalaman eksotis.

     

     "Para penikmat pemandangan alam bisa memanjakan matanya dengan kombinasi hamparan pantai berpasir putih, air danau yang jernih, jajaran pegunungan hijau dan langit biru cerah tanpa polusi. Pemandangan kontras nan cantik," kata Marthaline salah seorang warga yang dijumpai di seputaran danau.

     

    Menurut Marthaline, rasanya kurang lengkap bagi pengunjung Danau Poso jika tidak menikmati  keunikan kuliner yang diolah dari ikan-ikan yang hidup di danau Poso. Ikan-ikan itu antara lain ikan mujair, nila, lele, mas dan ikan sogili, sejenis ikan seidat besar yang jenisnya hanya ada di Danau Poso.

     

    Dengan bumbu khas “Arogo” ,sambungnya, olahan makanan ini menjadi makanan yang mempunyai cita rasa unik yang menggugah selera. Bahkan menjadi makanan faforit para wisatawan manca negara maupun wisatawan lokal.

     

    Disamping keindahan alam dan wisata kuliner yang ditawarkan, daya tarik lain yang memikat adalah wisata travelling. Lingkungan hutan di seputaran Danau Poso dengan bukit-bukit yang tidak terlalu terjal merupakan daya tarik para penikmat travelling di hutan belantaranya.

     

    Hutan hujan tropis dengan karakterstik pepohonan rimbun dan tinggi, merupakan tantangan para traveller. Menikmati Danau Poso dari ketinggian bukit-bukit di sekitarnya dengan sajian view yang berbeda juga merupakan tantangan lain yang memicu adrenalin.

     

    Di hutan tropis ini juga, mereka dapat menjumpai berbagai macam tumbuhan tropis yang cantik dan berwarna-warni, dari bunga liar sampai dengan anggrek-anggrek berwarna cerah yang menawan. Bagi pencinta dunia fotografi, danau Poso menawarkan beribu spots dan angels untuk dapat diabadikan sebagai karya seni.

     

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, rupanya punya kiat jitu untuk mempromosikan dan menjadikan Danau Poso sebagai daerah tujuan wisata. Salah satunya adalah dengan menggelar Festival Danau Poso sekali setiap dua tahun.

     

    Festival Danau Poso merupakan ajang promosi berbagai budaya dari kabupaten-kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Pada Festival Danau Poso, setiap Kabupaten menampilkan budaya mereka, mulai dari tari-tarian, nyanyian, dan pakaian daerah.

     

    Selain itu, stand-stand budaya pada setiap pegelaran Festival Danau Poso juga menawarkan hasil-hasil kerajinan tangan khas budaya dan handicraft yang sudah menembus pasar ekspor. Di tempat ini para wisatawan dapat memmbeli oleh-oleh atau hiasan yang dapat mempercantik ruang-ruang rumah mereka.

     

    Itulah pesona dan eksotisme Danau Poso yang selalu menunggu kedatangan kita.Rasanya belum lengkap jika kita ke Sulawesi Tengah tidak sempat berkunjung ke Danau Poso, entah untuk menikmati keindahannya atau sekadar melepas penat di pinggir danau dengan hamparan pasir putihnya yang menggoda.

     

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.