• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 April 2020

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Pemerintah Putuskan Talangi Ganti Rugi Korban Lapindo
    ALBERTO | Minggu, 21 Desember 2014 | 10:50 WIB            #NASIONAL

    Pemerintah
    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat , Basuki Hadimuljono

     

    Kupang, Flobamora.net - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah memutuskan untuk menalangi ganti rugi korban lumpur Lapindo senilai Rp. 781 miliar karena masalah itu sudah berlarut-larut.

     

    "Pemerintahan Presiden Joko Widodo memutuskan menalangi ganti rugi korban lumpur Lapindo Rp. 781 miliar. Ini dilakukan karena masalah itu sudah berlarut-larut," kata Basuki Hadimuljono di Kupang, Sabtu (20/12) kemarin.

     

    Dia mengatakan, total ganti rugi korban yang lahannya terkena lumpur adalah Rp. 3,8 triliun. Dari jumlah itu, Minarak Lapindo hanya bisa membayar Rp. 3,03 triliun. Sisanya terpaksa ditalangi pemerintah yaitu Rp. 781 miliar.

     

    "Karena itu sudah berlarut, di kawasan terdampak memang tanggung jawab Lapindo Rp. 3,8 triliun. Sedangkan Rp781 miliar mereka nyatakan tidak sanggup dan tidak punya sumber lagi untuk membayar," katanya.

     

    Basuki menambahkan, pemerintah dan negara harus hadir membantu korban Lapindo, bagaimana pun caranya, tanpa menyalahi aturan dan menghilangkan tanggung jawab Lapindo.

     

    Dia mengatakan, melalui skema ini, pemerintah membayar Rp. 781 miiar, lalu aset Rp. 3,03 triliun yang sudah diganti Lapindo diberikan kepada pemerintah sebagai jaminan.

     

    Lapindo diberikan waktu empat tahun untuk melunasi Rp. 781 miliar tersebut dan jika tidak dilunasi maka asetnya akan menjadi milik negara.

     

    "Nanti kalau tidak dilunasi, maka aset tersebut jadi milik pemerintah dan akan dijual. Menurut Presiden, nantinya akan ada kuasa jual untuk aset itu," ujarnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.