• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 September 2019

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Sebut Obama `Monyet`, Internet Korea Utara Kembali Padam
    ANA DEA | Minggu, 28 Desember 2014 | 10:39 WIB            #INTERNASIONAL

    Sebut
    Presiden Korea Utara Kim Jong Un duduk di depan sebuah komputer di E-Library yang terletak dalam KPA Exibition of Arms and Equipment. vox.com

     
    SEOUL, FLOBAMORA.NET- Internet di Korea Utara kembali terputus pada Sabtu kemarin (28/12/2014), setelah negara itu menyebut Presiden Barack Obama sebagai "monyet" terkait dengan dirilisnya film fiksi "The Interview" yang mengisahkan rencana pembunuhan terhadap pemimpin diktator negara itu.

    Matinya internet di Korea Utara terjadi setelah Komisi Keamanan Nasional Korea Utara mengacam akan adanya sebuah "pukulan mematikan yang tak terelakkan" atas film "The Interview" dan menuding Amerika Serikat sebagai biang keladi matinya internet di negara tersebut pada awal pekan ini.

    Namun sejauh ini, penyebab matinya internet di negara tersebut belum ada konfirmasi yang pasti.

    Pada awal pekan ini, matinya internat di Korea Utara sempat memunculkan spekulasi bahwa pihak Amerika Serikat meluncurkan cyber attack, sebagai upaya balas dendam atas serangan terhadap Sony Pictures sebagai pembuat film "The Interview", di mana Washington menyebut bahwa pelaku serangan itu adalah Pyongyang.

    Mengutip Xinhua, matinya internet yang kedua kalinya di Korea Utara juga mempengaruhi jaringan telekomunikasi.

    "Hingga pukul 20.30, internet dan jaringan telekomunikasi 3G di Korea Utara tetap mati dan belum menunjukkan tanda-tanda pulih pada pukul 21:30. Jaringan internet sangat tidak stabil," tulis Xinhua sebagaimana dikutip AFP, Sabtu (28/12/2014).

    Sementara itu menurut perusahaan keamanan Internet, Dyn Research, bahwa matinya internet di Korea Utara terjadi di seluruh pelosok negara. Perusahaan itu mengatakan bahwa Internet di Korea Utara berulang-ulang mati, meski sempat hidup.

    Sejauh ini Korea Utara memiliki sekitar 1 juta komputer, yang sebagian besar untuk keperluan pendidikan dan institusi negara. Namun demikian sebagian besar komputer tersebut tak terhubung dengan Internat.

    Semua konten online, disensor secara ketat dan dimonitor dengan akses Internet yang terbatas.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.